Danantara Buka Peluang Suntik Modal PFII
CIO Danantara Pandu Sjahrir.(Dok. )

CHIEF Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menjadi salah satu penyedia modal awal dalam pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Langkah ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Meski demikian, Pandu menegaskan bahwa keterlibatan Danantara masih menunggu kejelasan skema pembentukan dari pemerintah. Saat ini, pihaknya masih mempelajari regulasi yang sedang disiapkan agar kontribusi yang diberikan tepat sasaran.

“Nanti kita lihat dulu, karena saya juga harus lihat undang-undangnya. Kami diminta sebagai salah satu yang mungkin harus ikut berpartisipasi,” ujar Pandu di sela acara Waste to Energy Talks 2026 di Jakarta, Kamis (16/7).

Pandu menambahkan bahwa arahan konkret dari Kementerian Keuangan sangat dinantikan sebelum Danantara mengambil langkah strategis lebih lanjut. Terkait minat global, ia mengungkapkan telah menjalin komunikasi dengan sejumlah mitra internasional yang menunjukkan ketertarikan pada proyek pusat keuangan ini.

Dalam perancangannya, PFII akan berkaca pada kesuksesan pusat keuangan dunia seperti Dubai International Financial Centre (DIFC) dan Abu Dhabi Global Market (ADGM). Model dari negara-negara tersebut dianggap relevan untuk diterapkan di Indonesia guna menarik minat investor global.

Terdapat tiga aspek utama yang menjadi perhatian calon investor terhadap PFII. Pertama, kepastian sistem hukum yang berkelanjutan, di mana investor berharap adanya penerapan sistem common law. Kedua, adanya rezim fiskal yang kompetitif dibandingkan pusat keuangan lainnya.

Aspek ketiga adalah pemilihan lokasi yang strategis dan memiliki daya tarik tinggi. Menurut Pandu, lokasi yang menarik sangat krusial untuk mendatangkan talenta berkualitas, pelaku bisnis, serta investor internasional ke Indonesia.

“Tempatnya juga harus menarik orang ingin kunjungi. Jadi tiga itu yang menjadi feedback dari banyak calon mitra atau calon investor,” pungkasnya. (Z-10)

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *