Presiden Berkomitmen Berantas Korupsi di BUMN
Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) didampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kiri) dan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Roeslani (kedua kiri) menyapa wa(Antara)

PRESIDEN Prabowo Subianto kembali menyatakan komitmennya memberantas korupsi dengan meminta para pelaku penyalahgunaan kekayaan negara menghentikan praktik tersebut. Ia juga mengatakan pemerintah akan menertibkan badan usaha milik negara (BUMN) yang selama ini dinilai menjadi salah satu sumber persoalan korupsi.

Hal itu disampaikan Prabowo saat berpidato dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Jakarta, Minggu (12/7). Menurutnya, pemberantasan korupsi menjadi bagian penting untuk mengembalikan hak rakyat dan memastikan negara mampu memberikan pelayanan serta kesejahteraan yang lebih baik.

“Dan BUMN-BUMN itu akan kita tertibkan. Selama ini BUMN-BUMN itu sumber korupsi,” kata Prabowo.

Prabowo menyampaikan peringatan keras kepada para koruptor agar menghentikan praktik yang merugikan negara. Ia menegaskan rakyat membutuhkan keadilan dan tidak boleh terus menjadi pihak yang menanggung dampak dari tindakan korupsi.

“Saudara ingin Presidenmu bicara apa adanya kan? Saya memperingatkan lagi, sekali lagi, untuk sekian kali lagi saya bicara dari dulu. Hai para koruptor, sadar diri. Hentikan praktik-praktik kau,” ujarnya.

Menurut Prabowo, pemerintah masih membuka ruang bagi pihak yang ingin memperbaiki kesalahan dengan mengembalikan kekayaan rakyat yang telah disalahgunakan. Namun, ia menekankan bahwa sikap pemaaf bangsa Indonesia tetap harus berjalan bersama dengan tuntutan keadilan.

“Kembalikan kekayaan rakyat. Kembalikan dengan baik. Kita bangsa pemaaf. Tapi rakyat butuh keadilan,” tuturnya. 

Prabowo menilai pemberantasan korupsi tidak hanya berkaitan dengan penindakan hukum, tetapi juga dengan upaya menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat. Menurutnya, negara harus mampu memberikan pendidikan, layanan kesehatan, serta penghasilan yang layak bagi para pelayan publik.

Ia menyebut guru, tenaga kesehatan, prajurit TNI, anggota Polri, hingga pegawai negeri membutuhkan kesejahteraan yang memadai agar dapat menjalankan tugas tanpa terdorong melakukan penyimpangan.

“Rakyat butuh sekolah yang baik. Guru-guru butuh gaji yang baik. Dokter-dokter, perawat-perawat butuh gaji yang baik. Tentara dan polisi butuh gaji yang baik. Supaya mereka tidak meres dari rakyat. Pegawai negeri butuh gaji yang baik. Supaya mereka tidak korupsi,” kata Prabowo.

Prabowo mengungkapkan, pemerintah akan terus memperbaiki tata kelola pemerintahan agar kekayaan negara dapat kembali digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat. (E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *