
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming mendorong mahasiswa untuk terus memperkuat inovasi kendaraan listrik nasional saat menerima Tim MOLISA dari Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang. Dorongan tersebut disampaikan setelah Wapres meninjau langsung prototipe mobil listrik karya mahasiswa yang memanfaatkan panel surya sebagai sumber energi tambahan.
Pertemuan yang dihadiri sembilan mahasiswa beserta para dosen pembimbing dan pimpinan kampus itu menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sejalan dengan agenda penguatan sumber daya manusia dan industri nasional yang berdaya saing.
Dekan Fakultas Teknologi Industri Unissula, Muhammad Qomaruddin, mengatakan Wapres memberikan apresiasi atas karya yang lahir dari kolaborasi dosen dan mahasiswa.
“Beliau sangat mengapresiasi karya mahasiswa kami, yang kami namai dengan MOLISA, Mobil Listrik Karya Mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung,” ujarnya di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (9/7).
Menurut Qomaruddin, pengembangan MOLISA dilakukan secara lintas disiplin sebagai bagian dari upaya kampus menyiapkan sumber daya manusia yang siap mendukung industri kendaraan listrik.
“Ini anak-anak yang mendampingi kami adalah mereka yang kami ajak untuk berkolaborasi riset dengan dosen,” katanya.
Dalam pertemuan itu, Gibran juga memperlihatkan sejumlah produk kendaraan nasional, termasuk kendaraan taktis Maung, sebagai contoh kemajuan industri otomotif dalam negeri.
“Tadi Pak Wapres menunjukkan kepada kami beberapa produk yang sudah jadi, seperti Maung sebagai wujud kemajuan produk lokal. Beliau mendorong supaya adik-adik mahasiswa terus berinovasi dan meningkatkan apa yang sudah kami buat,” tutur Qomaruddin.
Salah seorang anggota tim, Naufal Afif Fathi, menjelaskan bahwa MOLISA dirancang dengan panel surya di bagian atap untuk menambah pasokan energi. “Untuk mobilnya sendiri itu, kita memiliki panel surya di atasnya, yang berfungsi untuk menambah suplai energi tambahan,” jelasnya.
Ia menambahkan, Wapres juga berpesan agar mahasiswa terus mengembangkan teknologi ramah lingkungan.
“Dari Pak Wapres ada arahan dan masukan itu, supaya kami dari mahasiswa-mahasiswa Unissula untuk terus berkembang dan berinovasi dalam konteks pengembangan energi hijau, yaitu green future, melalui penggunaan produk-produk yang berbasis listrik,” ungkap Naufal.
Sebagai bentuk apresiasi, Gibran membubuhkan tanda tangan pada prototipe MOLISA. Bagi para mahasiswa, momen tersebut menjadi motivasi untuk terus berkarya.
“Ini merupakan kesempatan dan kehormatan yang sangat berharga bagi kami,” kata Naufal. (Dev/I-1)
