
KAPTEN tim nasional Portugal, Cristiano Ronaldo, menobatkan dirinya sebagai pemain tertua yang mampu mencetak gol di fase gugur sejarah Piala Dunia. Rekor monumental tersebut tercipta saat Ronaldo memimpin Selecao das Quinas menundukkan Kroasia dengan skor ketat 2-1 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion BMO Field, Toronto, Kanada, Jumat (3/7) WIB.
Dalam usia 41 tahun, Ronaldo sukses melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh sahabat sekaligus mantan rekan setimnya, Pepe, yang mencetak gol di fase gugur pada usia 39 tahun.
Ronaldo menorehkan tinta emas ini pada penampilan kesembilannya di fase gugur turnamen sepak bola terakbar sejagat tersebut. Ia mencetak gol penyama kedudukan melalui eksekusi penalti yang dingin pada menit ke-68, setelah wasit menunjuk titik putih usai meninjau asisten wasit video (VAR). Gol tersebut seketika membangkitkan mentalitas bertarung Portugal yang sempat tertinggal lebih dulu.
Sepanjang laga, pergerakan Ronaldo tetap merepotkan lini belakang Kroasia. Setelah menuntaskan tugasnya dengan sempurna, penyerang legendaris ini ditarik keluar pada menit ke-81 oleh pelatih Roberto Martinez untuk digantikan dengan Ruben Neves demi penyegaran taktik.
Kepergian Ronaldo dari lapangan tidak menurunkan intensitas serangan Portugal. Hasilnya, pada masa injury time tepatnya menit ke-90+4, Goncalo Ramos sukses mengonversi umpan matang Rafael Leao menjadi gol kemenangan yang dramatis.
Kroasia sebenarnya sempat mencetak gol balasan di detik-detik akhir laga, namun wasit menganulir gol tersebut setelah peninjauan VAR menyatakan telah terjadi posisi offside. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang ditiupkan.
Kemenangan dramatis ini memastikan langkah kaki Portugal ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Ujian sesungguhnya sudah menanti di depan mata, di mana armada Roberto Martinez dijadwalkan menantang rival sengit sewilayah mereka, Spanyol, pada Selasa (7/7) WIB mendatang. Duel bertajuk Derbi Iberia ini diprediksi akan menjadi laga paling panas di fase gugur.
(Ant/P-4_
