Pangeran William Sebut Raja Charles Benci Sepak Bola di Podcast Travis Kelce
Pangeran William tampil santai di podcast Travis Kelce. Ia berbicara tentang peluang Inggris di Piala Dunia hingga rahasia sang ayah yang tidak suka sepak bola.(New Heights/Youtube)

PANGERAN William memberikan kejutan dengan tampil santai dalam episode terbaru podcast “New Heights” di YouTube yang dipandu oleh bintang NFL, Travis Kelce dan saudaranya, Jason Kelce. Dalam obrolan berdurasi 28 menit tersebut, Sang Pangeran berbagi pandangan mengenai emosi menjadi seorang penggemar sepak bola, sekaligus meluruskan istilah “soccer” yang biasa digunakan di Amerika Serikat menjadi “football”.

Salah satu pengakuan menarik yang diungkapkan Pangeran William adalah mengenai sang ayah. Ketika Travis bertanya apakah kecintaannya pada klub Aston Villa merupakan warisan keluarga, William langsung membantahnya.

“Sama sekali tidak. Ayah saya benci sepak bola,” ungkap Pangeran William.

Raja Charles sendiri sebelumnya pernah menyatakan dirinya sebagai pendukung klub Burnley, yang mungkin menjadi alasan di balik selera sepak bolanya.

Janji Hadiri Final Piala Dunia di AS

Sebagai Presiden Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), Pangeran William menegaskan target sukses bagi timnas Inggris adalah memenangkan turnamen. Ia memuji pendekatan manajer Thomas Tuchel yang dinilainya lebih cair dan menyerang.

“Thomas, menurut saya, lebih memilih untuk tampil lebih terbuka di luar sana, dan jika kami kalah, kami kalah dengan cara bermain yang kami inginkan. Dan jika Anda akan mencetak empat gol, kami akan mencetak lima gol. Dan saya pikir itu adalah sikap yang sangat bagus,” tutur Pangeran William.

Ketika Travis Kelce menanyakan kesediaannya untuk terbang ke Amerika Serikat, yang menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia, jika Inggris berhasil menembus partai puncak, William menjawab dengan antusias.

“Pasti. Jika kami masuk ke final,” kata Pangeran William.

“Oh, saya menyukainya, kawan,” balas Travis.

“Ya, mungkin. Mungkin. Sampai jumpa di sana untuk pertandingan final,” tambah William kepada duo Kelce.

Sisi Emosional sebagai Pendukung Aston Villa

Pangeran William juga menceritakan bagaimana suasana hatinya kerap dipengaruhi oleh hasil pertandingan klub kesayangannya, Aston Villa, yang mulai ia dukung sejak menonton laga melawan Bolton 26 tahun lalu. Menariknya, ia justru merasa paling fanatik saat klub tersebut terdegradasi.

“Jadi saya pikir ini terdengar sangat aneh, tetapi saya semakin menggilai sepak bola ketika kami terdegradasi. Ketika Aston Villa turun dari Premiership ke Championship, saya tiba-tiba sangat menikmati perjuangan untuk kembali ke Premiership,” jelasnya.

Ia mengakui hasil pertandingan akhir pekan bisa mengubah harinya secara drastis. “Akhir pekan saya bisa menjadi yang terbaik di dunia saat kami menang… Atau sejujurnya, saya tidak ingin bertemu siapa pun pada Senin pagi karena saya sangat terpuruk,” pungkasnya.

Di akhir sesi, William sempat diminta menyusun daftar pemain terbaik Inggris sepanjang masa versinya. Ia menyebutkan nama-nama legendaris seperti Sir David Beckham, Gary Lineker, Harry Kane, Steven Gerrard, Frank Lampard, dan Sir Bobby Charlton. (BBC/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *