
BURUNG Enggang asal Kalimantan menjadi bintang utama dalam kendaraan hias KBRI Bogota pada karnaval Festival Nacional Bambuco en San Juan y San Pedro ke-65 di Kota Neiva, Kolombia, 28 Juni 2026.
Kehadiran maskot ikonik ini, yang dipadukan dengan motif ukiran Dayak berwarna cerah, berhasil mencuri perhatian ratusan ribu pasang mata dalam acara puncak festival budaya paling bergengsi di Kolombia tersebut.
Delegasi Indonesia tampil istimewa sebagai satu-satunya negara asing yang diundang secara khusus (Pais Invitado) oleh Gubernur Huila. Partisipasi ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan kerja sama budaya yang dijalin antara Duta Besar RI untuk Kolombia, Tatang Budie Utama Razak, dengan Pemerintah Provinsi Huila pada Maret 2026.
Berikut adalah rincian partisipasi Indonesia dalam Festival Bambuco 2026:
| Komponen | Detail Informasi |
|---|---|
| Tema Utama | Kekayaan Budaya, Flora, dan Fauna Kalimantan |
| Maskot & Dekorasi | Burung Enggang, Ukiran Dayak, dan Pakaian Adat Dayak |
| Personel Delegasi | 15 Tim Kesenian KBRI & 50 Anak Lokal (Kebaya & Pencak Silat) |
| Daftar Lagu/Tarian | Sajojo, Poco-Poco, Tabola Bale, Goyang Tobelo, Tamang Pung Kisah |
| Estimasi Pengunjung | Lebih dari 300.000 orang sepanjang rute 3 km |
Dubes Tatang Razak menjelaskan bahwa pemilihan tema Kalimantan bertujuan untuk memperkenalkan keragaman Indonesia sekaligus menunjukkan kemiripan alamiah antara kedua negara. Salah satu momen menarik adalah ketika pengunjung mengenali kemiripan fisik antara Burung Enggang Kalimantan dengan Burung Toucan yang berhabitat di Kolombia.
“Meskipun terpisah jarak geografis yang jauh, Indonesia dan Kolombia memiliki banyak kemiripan. Hal ini menjadi pintu masuk yang menarik untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang,” ujar Dubes Tatang yang memimpin langsung delegasi sambil ikut berjoget bersama tim kesenian.
Selain kemeriahan karnaval, KBRI Bogota juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat diplomasi pendidikan. Di sela-sela rangkaian festival, dilakukan penandatanganan dua kesepakatan kerja sama penting:
- Kerja sama antara KBRI Bogota dengan Universidad Nacional Abierta y a Distancia (UNAD) Zona Selatan.
- Kerja sama antara KBRI Bogota dengan Jaringan Universitas Provinsi Huila.
Festival Bambuco sendiri telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Nasional Kolombia sejak 2006. Partisipasi aktif Indonesia sebagai negara undangan diharapkan dapat terus mendongkrak angka kunjungan wisatawan asal Kolombia ke tanah air yang trennya terus meningkat setiap tahun. (Z-1)
