
KEBAKARAN melanda area padang rumput di wilayah perimeter barat Bandara Internasional El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (2/7), berhasil diatasi.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional El Tari Kupang, Teguh Darmawan Saiman, mengatakan informasi mengenai munculnya titik api diterima dari personel Tower AirNav pada pukul 13.03 Wita.
Selanjutnya, tim Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) Bandara El Tari bersama Lanud El Tari, Polda NTT, serta Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kupang menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Menurutnya, tim dibagi dalam sejumlah wilayah pemadaman dan berhasil memadamkan api.
“Kerja sama yang baik antara Tim ARFF Bandara El Tari dan seluruh stakeholder menjadi kunci sehingga kebakaran dapat segera diatasi,” kata Teguh.
Meski terjadi kebakaran, operasional penerbangan di Bandara El Tari tetap berjalan normal. Sebanyak delapan penerbangan berjadwal, baik kedatangan maupun keberangkatan, tetap berlangsung sesuai jadwal tanpa gangguan.
Dia menyebutkan, selama proses pemadaman, pesawat menggunakan sisi timur landasan pacu atau runway 26, yang berada di sisi berlawanan dengan lokasi kebakaran sehingga keselamatan dan kelancaran operasional tetap terjaga.
Terkait penyebab kebakaran di padang rumput Bandara El Tari, menurut Teguh, pihak bandara masih melakukan penyelidikan, namun dari kondisi awal di lapangan, cuaca panas diduga menjadi salah satu faktor yang memicu munculnya api.
“Penyebab pastinya masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut,” jelasnya. (H-4)
