
AKTRIS Givina Lukita kembali menyapa pencinta sinema melalui film horor terbaru bertajuk Pemikat Jiwa. Dalam film garapan sutradara Don Dharmo ini, Givina didapuk memerankan karakter utama bernama Wulan, seorang perempuan yang terjebak dalam pusaran fenomena mistis pelet.
Givina mengaku menemukan kemiripan antara kepribadian aslinya dengan karakter Wulan, terutama dalam sifat people pleaser. Sifat ini digambarkan sebagai kecenderungan seseorang yang selalu berusaha menyenangkan orang lain hingga sulit untuk berkata tidak.
“Kesamaannya itu mungkin di bagian ada tendensi people pleaser-nya sedikit. Menurutku, Wulan bisa sampai ke jalan hidup seperti di film itu karena dia sangat ramah ke semua orang. Hal itu bisa disalahpahami oleh beberapa pihak, padahal sebenarnya dia bisa saja tegas untuk menolak dari awal,” ujar Givina saat ditemui di Epicentrum XXI, Jakarta Pusat, Selasa (30/6).
Sinopsis Singkat Pemikat Jiwa
Film ini mengangkat kisah persahabatan masa kecil antara Jay (Fajar Nugra) dan Wulan (Givina Lukita). Konflik bermula saat Jay yang memendam rasa cinta harus menerima kenyataan bahwa Wulan dilamar pria lain bernama Darma (Erdin Werdrayana). Didorong rasa sakit hati dan obsesi, Jay menempuh jalan gelap dengan mengirimkan guna-guna atau pelet untuk memikat Wulan.
| Detail | Keterangan |
|---|---|
| Judul Film | Pemikat Jiwa |
| Sutradara | Don Dharmo |
| Pemeran Utama | Givina Lukita, Fajar Nugra, Erdin Werdrayana |
| Genre | Horor |
| Tanggal Rilis | 9 Juli 2026 |
Refleksi Fenomena Pelet di Kehidupan Nyata
Bagi Givina, tema pelet yang diangkat dalam film ini bukan sekadar fiksi belaka. Ia mengungkapkan bahwa fenomena serupa pernah terjadi di lingkungan sekitarnya, yang membuatnya lebih waspada terhadap hal-hal metafisika.
“Sebenarnya kalau dibilang percaya enggak percaya, di lingkunganku ada yang mengalami hal seperti ini. Aku inginnya enggak percaya, tapi masalahnya itu benar-benar terjadi. Jadi seperti dikasih jawaban sendiri oleh semesta,” jelasnya.
Belajar dari peran dan pengalaman tersebut, Givina menekankan pentingnya menjaga sikap dan tutur kata dalam berinteraksi dengan orang lain. Menurutnya, kehati-hatian sangat diperlukan karena kita tidak pernah tahu perasaan atau pikiran orang lain yang mungkin tersinggung oleh ucapan kita.
“Kita harus lebih berhati-hati ketika berbicara. Kita enggak pernah tahu apa yang orang rasakan ketika kita mungkin membuat mereka kesal. Intinya, selalu berhati-hati saja,” tutup Givina.
Film Pemikat Jiwa dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026 mendatang. (Z-1)
