Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Hari Ini 30 Juni 2026: Cerah Berawan
Gelombang tinggi 2,5-4 meter terpantau di Pantai Menganti, Kebumen menjadikan terganggunya aktivitas warga di perairan selatan Jawa Tengah(Akhmad Safuan/MI)

PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 30 Juni 2026 yakni cerah berawan sejak pagi hingga awal malam, cuaca sebagian besar daerah. Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat waspada karena kecepatan angin meningkat cukup signifikan hingga dapat berdampak bencana serta udara terasa lebih dingin. 

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N mengatakan ada dinamika cuaca yang semakin menunjukkan kemarau di Jawa Tengah.

Waspadai kondisi perubahan cuaca yang cukup cepat  ini, karena dapat mengganggu kesehatan, ” ujar Arif, Selasa (30/6).

Kecepatan angin yang bertiup dari arah timur ke selatan mencapai 5-30 kilometer per jam, ujar Arif, dapat berdampak bencana angin puting beliung perlu mendapatkan perhatian di sejumlah daerah rawan bencana tersebut, sedangkan suhu udara 16-36 derajat celcius berdampak terasa dingin di satu daerah tetapi terasa gerah di daerah lainnya. 

Sementara itu, BMKG memperingatkan air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa Tengah dengan ketinggian maksimum 1 meter durasi lebih panjang dari sebelumnya mengakibatkan banjir di sejumlah daerah di Pantura tidak kunjung surut, gelombang tinggi 2,5-4 meter di perairan selatan cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran. 

Lalu durasi air laut pasang (rob) di perairan utara lebih panjang dan gelombang tinggi capai 4 meter di perairan utara masih berlangsung. 

“Waspadai rob di perairan utara dengan durasi lebih panjang dibandingkan sebelumnya yakni mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB, ” kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Retna Swasti Karini. 

Dampak durasi rob yang lebih panjang tersebut, menurut Retna Swasti Karini, banjir nerdbdsm sejumlah daerah di Pantura seperti Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, Pati dan Rembang tidak kunjung surut, sehingga akan mengganggu aktivitas warga yakni transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, budidaya perikanan darat dan petani garam. 

Gelombang tinggi 2,5-4 meter di perairan selatan Jawa Tengah, lanjut Retna Swasti Karini, cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang, angkutan barang dan penumpang terutama saat kecepatan angin diatas 15 knot, sehingga diminta untuk waspada.  (H-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *