
TIM nasional (timnas) Belgia memasuki babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan beban ekspektasi sekaligus keraguan. Label generasi emas yang selama bertahun-tahun melekat mulai dipertanyakan lantaran performa the Red Devils tak lagi segarang dulu.
Laga Belgia vs Senegal pada fase 32 besar akan dimainkan di Stadion Seattle, Amerika Serikat, Kamis (2/7) dini hari pukul 03.00 WIB. Belgia lebih diunggulkan berkat pengalaman pemain-pemain seniornya di panggung besar. Sebab itu, laga nanti menjadi kesempatan membuktikan mereka belum habis.
Striker veteran Romelu Lukaku menegaskan timnya tidak ingin larut dalam penilaian publik. Pemain berusia 33 tahun itu memilih menutup telinga terhadap anggapan Belgia telah melewati masa kejayaannya. “Saya mengabaikan kritik dari luar. Fokus saya hanya pada apa yang terjadi di lapangan dan di stadion,” kata Lukaku.
Ucapan tersebut datang setelah Belgia lolos sebagai juara Grup G dengan cara yang tidak sepenuhnya meyakinkan. Tim asuhan Rudi Garcia itu hanya bermain imbang pada dua laga pertama sehingga berada di ambang eliminasi. Namun, mereka bangkit pada pertandingan terakhir dengan membantai Selandia Baru 5-1.
Kemenangan telak itu memastikan Belgia finis di puncak klasemen sekaligus juga mencatatkan rekor sebagai tim Eropa pertama sejak Inggris pada Piala Dunia 1990 yang mampu menjuarai grup meski gagal memenangi dua pertandingan awal.
Meski demikian, performa Belgia masih jauh dari kata konsisten. Skuad yang dulu dipenuhi nama-nama besar kini hanya menyisakan beberapa pilar senior seperti Kevin De Bruyne dan Lukaku. Dalam beberapa turnamen terakhir, Belgia kerap digadang-gadang sebagai calon juara tetapi selalu gagal memenuhi harapan.
Tantangan menanti dari Senegal yang melaju ke fase gugur melalui jalur peringkat ketiga terbaik. Lolosnya Senegal juga diwarnai kebangkitan pada laga terakhir grup. Sama seperti Belgia, tim berjuluk Singa Teranga itu gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan awal setelah takluk dari Prancis dan Norwegia.
Harapan mereka hidup kembali ketika menghancurkan Irak 5-0 pada laga penutup. Hasil tersebut membuat Senegal menjadi satu-satunya tim peringkat ketiga yang lolos hanya dengan koleksi tiga poin. Produktivitas Senegal patut diwaspadai. Dari tiga pertandingan mereka menghasilkan total 8 gol. Fakta itu membuka peluang duel terbuka ketika menghadapi Belgia.
Namun, catatan Senegal menghadapi tim Eropa di fase gugur belum menggembirakan. Mereka selalu kalah dalam dua laga knockout Piala Dunia sebelumnya melawan wakil Benua Biru. Pelatih Pape Thiaw juga akan melakukan penyesuaian karena tidak bisa memainkan kiper utama Edouard Mendy yang mengalami cedera lutut. (Dhk/P-3)
