Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Alihkan Hadiah Sayembara Rp250 Juta untuk Korban Penyekapan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.(Antara)

GUBERNUR Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara resmi menyatakan bahwa sayembara berhadiah Rp250 juta untuk penangkapan pelaku penyekapan dan penganiayaan berinisial Taufik Hidayat telah berakhir. Keputusan ini diambil setelah pelaku berhasil diringkus oleh jajaran Polda Jawa Barat pada Selasa (23/6) malam.

Dedi mengungkapkan, uang hadiah tersebut tidak akan diberikan kepada individu tertentu, melainkan dialihkan seluruhnya untuk membantu pemulihan keluarga korban berinisial YTR. Keputusan ini merupakan hasil koordinasi antara Gubernur dengan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan.

“Karena yang melakukan penangkapannya adalah Polda Jabar, maka pemenang sayembaranya adalah Polda Jabar. Pak Kapolda menelepon saya dan menyampaikan bahwa institusi kepolisian tidak mungkin menerima uang sayembara tersebut, dan meminta agar dana itu diserahkan kepada keluarga korban untuk bekal masa depan mereka,” ujar Dedi di Mapolda Jawa Barat, Jumat (26/6).

Lebih lanjut, Dedi menjelaskan bahwa penyerahan dana tersebut tidak dilakukan dalam bentuk tunai untuk memastikan kebermanfaatan jangka panjang. Uang Rp250 juta akan diberikan dalam bentuk sertifikat deposito Bank Jabar atas nama keluarga korban.

“Jika diberikan dalam bentuk uang tunai seluruhnya saat ini, dikhawatirkan akan cepat habis. Oleh karena itu, kita berikan dalam bentuk deposito agar bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masa depan korban,” tambahnya.

Rencananya, penyerahan secara simbolis sertifikat deposito tersebut akan dilaksanakan pada 1 Juli 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara.

Dalam keterangannya, Dedi juga memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polda Jawa Barat atas respons cepat dalam mengungkap kasus yang sempat menyita perhatian publik tersebut. Ia berharap peristiwa kekerasan serupa tidak kembali terjadi di wilayah Jawa Barat dan mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Kasus ini menjadi cermin bagi kita semua agar tidak bersikap acuh terhadap lingkungan. Kita harus membangun kembali budaya saling peduli,” pungkasnya. (E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *