Ducati Konfirmasi Perpisahan dengan Francesco Bagnaia, Musim 2026 Jadi yang Terakhir
Pebalap Ducati Francesco Bagnaia(AFP)

TIM Ducati Corse memastikan akan mengakhiri kerja sama dengan Francesco Bagnaia pada akhir musim MotoGP 2026 setelah delapan tahun kebersamaan. Kepastian tersebut disampaikan Ducati Corse melalui pernyataan resmi yang dikutip dari laman MotoGP, Rabu (24/6).

“Ducati Corse telah mengkonfirmasi kepergian Francesco Bagnaia pada akhir tahun 2026, setelah delapan musim yang membawa kombinasi tersebut meraih gelar juara dunia dua kali,” tulis pernyataan resmi Ducati Corse dikutip dari laman resmi, MotoGP.

Keputusan tersebut cukup mengejutkan mengingat Bagnaia selama ini menjadi salah satu figur penting dalam perjalanan kebangkitan Ducati di MotoGP. Pembalap Italia berusia 29 tahun itu memulai kariernya bersama Ducati pada 2019 setelah naik dari Moto2 dan bergabung dengan tim satelit Pramac Racing.

Performa yang terus berkembang membuat Bagnaia promosi ke tim pabrikan Ducati Lenovo pada musim 2021. Setahun berselang, ia membawa Ducati mengakhiri penantian gelar selama 15 tahun dengan menjuarai MotoGP 2022, sebelum mempertahankan gelarnya pada musim berikutnya. Pada musim 2024, Bagnaia kembali bersaing dalam perebutan gelar, namun harus mengakui keunggulan Jorge Martin yang saat itu tampil sebagai juara bersama Ducati Pramac.

Sepanjang membela Ducati, Bagnaia mencatatkan 31 kemenangan, 62 podium, dan 28 pole position bersama tim pabrikan. CEO Ducati Claudio Domenicali menilai Bagnaia menjadi salah satu sosok paling berpengaruh dalam sejarah tim. “Pecco adalah seorang juara di dalam maupun di luar lintasan. Selain bakatnya yang luar biasa, rasa hormatnya terhadap kerja tim, kedekatannya dengan orang-orang di sekitarnya, serta profesionalismenya dalam mewakili Ducati menempatkannya sebagai salah satu tokoh terpenting dalam sejarah kami,” ujar Domenicali.

Senada, General Manager Ducati Corse Luigi Dall’Igna menyebut perjalanan Bagnaia akan selalu menjadi bagian dari sejarah tim. “Pecco akan selamanya menjadi juara dalam sejarah Borgo Panigale dan juga dalam sejarah pribadi saya. Bersama Ducati, dia mewujudkan mimpi masa kecilnya dan kami juga mewujudkan mimpi kami bersamanya,” kata Dall’Igna. (Ndf/P-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *