
DI dunia industri game, platform Steam dikenal sebagai rumah bagi jutaan judul game, mulai dari yang gratis hingga game kelas atas (Triple-A) dengan harga ratusan ribu rupiah. Namun, ada satu game indie yang berhasil mengguncang platform milik Valve ini dengan label harga yang tidak masuk akal. Game tersebut bernama Spooky Men, sebuah game horor multipemain (multiplayer) yang dijual dengan harga mencapai US$1.000 atau sekitar Rp16,4 juta.
Harga fantastis ini menjadikannya sebagai game paling mahal yang pernah ada di Steam untuk satu judul tunggal. Menariknya, terlepas dari harganya yang setara dengan PC gaming kelas menengah, game ini memiliki durasi permainan yang sangat singkat, yaitu hanya sekitar 10 menit saja.
Spooky Men pertama kali dirilis di Steam pada 2023. Pada awal peluncurannya, game ini sebenarnya hanya dijual dengan harga yang sangat murah, yaitu kurang dari satu dolar AS. Pengembang game ini, Bloody_Mouth, kemudian menaikkan harganya secara drastis hingga menyentuh angka US$1.000 tanpa memberikan alasan yang jelas.
Secara konsep, Spooky Men adalah game bertahan hidup kasual di mana delapan pemain terjebak di dalam sebuah rumah berhantu. Di antara para pemain tersebut, salah satunya akan berperan sebagai hantu yang bertugas memburu pemain lain, sementara sisanya harus bekerja sama mencari barang-barang untuk melarikan diri dari rumah tersebut.
Meskipun harganya sangat mahal, ulasan atau review dari para pengguna Steam untuk game ini justru berstatus “Mostly Positive” (Sebagian Besar Positif). Namun, ulasan-ulasan tersebut tidak boleh ditelan mentah-mentah. Sebagian besar ulasan positif tersebut ditulis oleh para pemain yang membeli game ini saat harganya masih murah, atau mereka yang mendapatkan kode game gratis secara langsung dari sang pengembang.
Banyak pengguna Steam menduga lonjakan harga yang ekstrem ini hanyalah sebuah strategi publisitas (gimmick marketing) untuk menarik perhatian publik, atau bagian dari lelucon di komunitas internet. Pengembang game indie sering kali bereksperimen dengan harga di Steam untuk melihat bagaimana algoritma platform merespons produk mereka, atau sekadar untuk memicu rasa penasaran dari para kolektor game aneh.
Di masa lalu, Steam memang sering kali menjadi tempat bagi beberapa game eksperimental dengan harga yang tidak biasa, sebelum akhirnya Valve memperketat aturan mengenai batas harga maksimal sebuah game di platform mereka untuk mencegah penyalahgunaan.
Bagi para kolektor atau gamer yang penasaran, membeli game ini dengan harga penuh tentu sangat tidak disarankan karena minimnya konten yang ditawarkan di dalam permainan. Fenomena Spooky Men ini pun tetap menjadi salah satu anomali paling unik sekaligus misterius dalam sejarah toko digital Steam. (IGN/Z-2)
