Pemkot Depok Gandeng UNJ Tingkatkan Mutu 52 Sekolah Swasta Gratis
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat, menggandeng Universitas Negeri Jakarta (UNJ) untuk mengawal 52 Sekolah Peserta Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) di Kota Depok.(Dok. Istimewa)

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat, secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) untuk memperkuat implementasi program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG). Langkah ini diambil guna memastikan 52 sekolah menengah yang terlibat dalam program tersebut tidak hanya memberikan akses pendidikan gratis, tetapi juga memiliki standar kualitas yang unggul.

Wali Kota Depok, Supian Suri, menyatakan bahwa kerja sama ini dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Rektor UNJ, Komarudin. Fokus utama dari kemitraan ini adalah pendampingan akademik dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik di 52 sekolah yang terdiri dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta dan Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Transformasi Pendidikan Melalui Program RSSG

Program RSSG merupakan inisiatif ambisius Pemkot Depok untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat. Dengan dukungan anggaran sebesar Rp36 miliar, pemerintah daerah berkomitmen menggratiskan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bagi siswa di sekolah-sekolah mitra.

Namun, Supian Suri menegaskan bahwa pembebasan biaya hanyalah langkah awal. “Tujuan utamanya adalah meningkatkan kompetensi guru, membekali para pendidik dengan pelatihan agar mampu menyajikan metode belajar yang lebih kreatif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan siswa,” ujarnya pada Minggu (21/6/2026).

Fokus Utama Kerja Sama Pemkot Depok – UNJ:

  • Pendampingan peningkatan mutu sekolah secara berkelanjutan.
  • Pelatihan bersertifikasi untuk tenaga pendidik (guru).
  • Penguatan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional.
  • Pelatihan kepemimpinan bagi Kepala Sekolah untuk penguatan budaya sekolah.

Sertifikasi Guru sebagai Standar Profesionalisme

Dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21, sertifikasi guru menjadi instrumen krusial. Menurut Supian Suri, proses sertifikasi memastikan bahwa tenaga pendidik memiliki standar profesionalisme yang teruji. Hal ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang adil, berkualitas, dan inklusif di Kota Depok.

Rektor UNJ, Komarudin, menyambut baik kolaborasi ini sebagai bentuk nyata implementasi pengabdian masyarakat oleh UNJ sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). UNJ akan berperan aktif dalam membangun identitas sekolah yang adaptif dan kolaboratif.

“Sebagai mitra akademik, UNJ akan berupaya maksimal untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Pelatihan bagi Kepala Sekolah juga diselenggarakan guna memperkuat branding dan budaya sekolah yang berorientasi pada peningkatan mutu,” jelas Komarudin.

Membangun Model Kolaborasi Pendidikan

Sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pelatihan teknis, tetapi juga menjadi model pengembangan sekolah berbasis kolaborasi di Indonesia. Dengan SDM yang mumpuni, sekolah-sekolah RSSG di Depok diharapkan siap beradaptasi dengan tantangan dunia pendidikan modern dan mendukung pembangunan bangsa yang berkelanjutan. (KG/I-1)

FAQ: Mengenai Program RSSG Kota Depok

Apa itu program RSSG di Kota Depok?

Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) adalah program Pemkot Depok yang menggratiskan biaya SPP di sekolah swasta (SMP dan MTs) tertentu untuk meringankan beban ekonomi warga dan meningkatkan partisipasi sekolah.

Berapa jumlah sekolah yang ikut serta dalam program ini?

Saat ini terdapat 52 sekolah yang terdiri dari SMP Swasta dan MTs di wilayah Kota Depok yang masuk dalam kategori peserta RSSG.

Mengapa Pemkot Depok menggandeng UNJ?

UNJ digandeng sebagai mitra akademik untuk melakukan pendampingan mutu dan pelatihan guru agar kualitas pendidikan di sekolah swasta gratis setara dengan standar nasional yang unggul.

Apa manfaat sertifikasi bagi guru RSSG?

Sertifikasi memberikan pengakuan profesionalisme dan memastikan guru memiliki kompetensi pedagogik serta sosial yang mumpuni untuk mendidik siswa di era modern.

Berapa anggaran yang dialokasikan untuk program ini?

Pemkot Depok mengalokasikan anggaran sebesar Mata Uang Rupiah 36 miliar untuk mendukung keberlangsungan program sekolah gratis ini.



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *