
CALON pemain naturalisasi Indonesia, Luke Anthony Vickery, mengungkapkan perasaan emosionalnya setelah permohonan kewarganegaraannya disetujui oleh Komisi X DPR RI. Pemain muda yang kini merumput di Liga Australia tersebut menegaskan bahwa membela Timnas Indonesia adalah impian yang sudah lama ia pendam.
Dalam rapat kerja virtual bersama Komisi X DPR RI dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pada Senin (15/6), Vickery menyampaikan bahwa momentum ini bukan sekadar urusan karier profesional, melainkan sebuah ikatan batin yang mendalam bagi keluarganya.
Ikatan Darah Medan dan Kebanggaan Keluarga
Vickery memiliki garis keturunan Indonesia yang kuat dari pihak ibunya, Cherie Claudine Vickery. Diketahui, nenek Luke yang bernama Hetty Nanda merupakan kelahiran Medan, Sumatera Utara. Hal inilah yang membuat proses perpindahan kewarganegaraan ini menjadi sangat spesial bagi pemain berusia 20 tahun tersebut.
Pemain sayap milik Macarthur FC ini menyadari besarnya ekspektasi publik sepak bola tanah air. Baginya, kesempatan untuk mengenakan seragam dengan lambang Garuda di dada adalah sebuah kehormatan yang luar biasa.
“Bisa mewakili jutaan orang di sana (bersama Timnas Indonesia) jelas merupakan momen yang sangat istimewa,” tambahnya.
Ia berharap seluruh tahapan administrasi dapat segera rampung agar dirinya bisa langsung berkontribusi bagi skuad Garuda di kancah internasional.
Profil Singkat Luke Anthony Vickery
Kehadiran Vickery diharapkan mampu menambah daya gedor lini serang Indonesia. Berikut adalah profil singkat sang pemain:
| Data Pemain | Keterangan |
|---|---|
| Nama Lengkap | Luke Anthony Vickery |
| Usia | 20 Tahun |
| Klub Saat Ini | Macarthur FC (Australia) |
| Posisi | Pemain Sayap (Winger) |
| Garis Keturunan | Ibu (Nenek asal Medan) |
Selain Vickery, proses naturalisasi ini juga dilakukan bersamaan dengan Mitchell Lee Baker. Keduanya merupakan pemain berdarah campuran Australia-Indonesia yang diproyeksikan untuk memperkuat kedalaman skuad nasional di bawah arahan pelatih John Herdman. (Ant/Z-1)
