
SELAMA proses kepulangan jemaah haji ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya, tercatat tiga jemaah haji meningal dunia dalam proses pemulangan. Jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga masing masing.
Ketiga jemaah haji yang meninggal saat pulang dari tanah suci adalah, Hery Widianto (69 tahun) asal Kota Malang yang wafat di pesawat pada Kloter 12, Wayan Rohani Suwasti (63 tahun) asal Kota Malang yang wafat di RS Haji Surabaya pada Kloter 12, serta Kasijan Tiba (70 tahun) asal Kota Pasuruan yang wafat di RS Haji Surabaya pada Kloter 38.
“Atas nama PPIH Debarkasi Surabaya, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya jamaah haji. Semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam di Surabaya, Minggu (14/3).
Selain itu, PPIH juga mencatat masih terdapat 15 jemaah yang belum dapat kembali ke Tanah Air bersama kloternya karena menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi.
Jamaah tersebut berasal dari Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Malang, Kabupaten Magetan, Kota Madiun, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, dan Kabupaten Bojonegoro dengan berbagai kondisi kesehatan yang masih memerlukan penanganan medis lebih lanjut.
“Kami terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan di Arab Saudi untuk memantau perkembangan kondisi jamaah yang masih dirawat. Semoga seluruh jamaah diberikan kesembuhan dan dapat segera kembali berkumpul bersama keluarga di Tanah Air,” tambahnya.
Dikatakan, proses pemulangan jamaah hingga Kloter 39 berjalan lancar berkat sinergi seluruh unsur pelayanan yang bertugas di Debarkasi Surabaya. “Alhamdulillah, proses pemulangan jamaah haji hingga Kloter 39 berjalan dengan tertib dan lancar. Seluruh petugas terus memberikan pelayanan terbaik mulai dari kedatangan di bandara, proses penerimaan di asrama haji, hingga pemulangan jamaah ke daerah asal masing-masing,” ujarnya.
Dari aspek ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP), sebanyak 26 kloter tiba tepat waktu, tujuh kloter tiba lebih cepat dari jadwal, dan enam kloter mengalami keterlambatan.
PPIH Debarkasi Surabaya juga mencatat sebanyak 110 mutasi keluar selama proses pemulangan. Mutasi tersebut terdiri atas 20 jamaah wafat di Arab Saudi, 18 jamaah sakit di Arab Saudi, 10 jamaah tunda pulang, satu jamaah pulang mandiri, 18 jamaah pindah kloter, serta 43 kursi kosong.
Adapun jumlah open seat hingga Kloter 39 tercatat sebanyak 59 kursi. Sementara itu, mutasi masuk tercatat sebanyak 51 jamaah yang berasal dari perpindahan kloter. (H-2)
