
KETUA DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mendukung rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka 2.800 ruang kerja melalui Program Padat Karya. Program tersebut dinilai menjadi langkah konkret untuk menekan angka pengangguran di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.
Suhud mengatakan Program Padat Karya perlu segera direalisasikan agar manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat yang membutuhkan pekerjaan. “Itu usulan yang bagus. Sangat baik di tengah situasi ekonomi yang berat, pengangguran banyak. Patut didukung,” ujar Suhud melalui keterangannya, Sabtu (13/6).
Menurut dia, upaya membuka lapangan kerja menjadi kebutuhan mendesak di Jakarta. Karena itu, DPRD mendukung langkah Pemprov DKI yang berupaya memperluas kesempatan kerja bagi warga melalui program tersebut.
Suhud juga mengusulkan agar Program Padat Karya dikolaborasikan dengan Program Magang yang tengah didorong pemerintah pusat. Sinergi kedua program itu diyakini dapat mempercepat penyerapan tenaga kerja, terutama bagi kelompok usia produktif yang sedang mencari pekerjaan.
Meski demikian, ia mengingatkan agar pelaksanaan Program Padat Karya tidak hanya terfokus pada pekerjaan yang berkaitan dengan penataan dan pembenahan kota. Menurutnya, masih banyak sektor lain yang memiliki potensi besar untuk menyerap tenaga kerja. “Bisa macam-macam lah ya, bisa di industri kreatif misalnya, ataupun juga di sektor-sektor yang lain,” pungkas dia.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana membuka 2.800 ruang kerja melalui Program Padat Karya sebagai salah satu upaya memperluas kesempatan kerja dan membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi. (Far/P-3)
