
PULUHAN titik panas atau hotspot yang diduga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bertebaran di sejumlah Kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Bangka Selatan menjadi Kabupaten terbanyak ditemukan titik panas tersebut.
Kepala Badan Penanggunglangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Beliting (Babel) Budi Utama mengatakan, berdasarkan informasi BMKG Pangkalpinang saat ini ada 51 titik panas.
51 titik panas itu disebutkannya berada di Bangka 11 titik, tersebar di Kecamatan Bakam, Mendo Barat, Pemali dan Puding.
“Dari 51 titik panas ini, Bangka Selatan paling banyak dengan 18 titik panas, tersebar di Kecamatan Air Gegas, Lepar, Payung, Toboali dan Tukak Sadai,” kata Budi. Minggu (14/6).
Sementara lanjutnya untuk kabupaten lainya seperti Bangka Tengah 12 Titik, tersebar di kecamatan koba, Lubuk Besar, Simpang Katis dan sungai selan.
“Bangka Barat 3 titik, di Kecamatan Mentok dan Simpang Teritip, Belitung 4 titik di Kecamatan Membalong sedangkan Belitung Timur 1 titik di Simpang Renggiang,” ujarnya.
Ia mengutarakan untuk tingkat akurasi 51 Titik panas tersebut diangka 8 dan 9 arti sudah mengarah adanya karhutla.
“Memang mengarah ke karhutla apalagi tingkat akurasinya 9, kami sudah mengintruksikan BPBD setempat untuk langsung ke lokasi untuk memantau sekaligus pemadaman jika itu karhutla,”ungkapnya.
Ia mengaku banyak yitik panas yang terpantau satelit disejumlah kabupaten di Babel tersebut mengingat kondisi cuaca yang panas dan angin kencang memasuki musim kemarau ini.
“Kami terus mengimbau warga tetap waspada dan tidak melakukan berbagai hal yang bisa menimbulkan karhutla, seperti bukan kebun dengan bakar lahan, buang patung rokok yang masih ada bara apinya,” ucap Budi. (H-2)
