
INDEKS Harga Saham Gabungan atau IHSG Hari Ini 12 Juni 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan performa positif pada pembukaan perdagangan. IHSG tercatat menguat sebesar 74,38 poin atau 1,26 persen ke posisi 5.960,27. Penguatan ini sejalan dengan tren positif di bursa saham global yang dipicu oleh optimisme perdamaian di Timur Tengah.
Terdapat kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 juga mengalami kenaikan signifikan sebesar 9,97 poin atau 1,70 persen ke posisi 596,81. Meski dibuka di zona hijau, para analis mengingatkan investor untuk tetap waspada terhadap faktor domestik, terutama rencana aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta hari ini.
| Indikator | Posisi | Perubahan |
|---|---|---|
| IHSG | 5.960,27 | +1,26% |
| Indeks LQ45 | 596,81 | +1,70% |
| Net Sell Asing (YTD) | Rp78,5 Triliun | – |
Sentimen Global: Harapan Damai AS-Iran
Penguatan pasar pagi ini didorong oleh pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai kesepakatan damai dengan Iran yang telah disetujui seluruh pihak. Rencana pembukaan kembali Selat Hormuz dan pencabutan blokade angkatan laut AS menjadi katalis positif bagi pasar ekuitas global, meskipun harga minyak mentah justru anjlok. Minyak jenis Brent turun 4,5 persen ke level 88,91 dolar AS per barel.
Risiko Domestik: Aksi Demo Hari Ini dan Arus Keluar Modal Asing
Meskipun IHSG menguat, Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata menyarankan investor untuk tidak terburu-buru mengambil posisi beli dalam jumlah besar. Terdapat risiko social unrest dari rencana demo mahasiswa hari ini di Jakarta yang dapat memengaruhi persepsi risiko investor asing terhadap stabilitas politik Indonesia.
“Arus keluar dana asing menunjukkan bahwa investor global masih cenderung berhati-hati terhadap aset Indonesia di tengah tingginya ketidakpastian domestik dan global, termasuk pelemahan rupiah,” ujar Liza dalam kajiannya. (Ant/H-4)
