
MANAJEMEN Arema FC secara resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan penyerang ikonik mereka, Dedik Setiawan. Keputusan ini menandai berakhirnya era pengabdian panjang pemain yang dijuluki “Dedik Drogba” tersebut bersama klub berjuluk Singo Edan.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan apresiasi mendalam atas loyalitas Dedik yang telah membela panji Arema selama hampir satu dekade. Pengumuman ini disampaikan langsung di Kota Malang pada Kamis (11/6), menyusul habisnya masa kontrak sang pemain.
“Dedik Setiawan adalah sosok yang tumbuh bersama Arema FC. Selama hampir sepuluh tahun, ia telah memberikan tenaga, pikiran, dan hatinya untuk klub ini. Atas nama manajemen, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua pengorbanan dan kontribusinya,” ujar Yusrinal.
Akhir Perjalanan Sang Legenda Lokal
Dedik Setiawan, yang kini berusia 31 tahun, merupakan putra daerah asal Malang yang bergabung sejak musim 2016/2017. Berdasarkan data performa, eks penggawa Timnas Indonesia ini telah mencatatkan total 206 penampilan dengan torehan 51 gol dan 201 assist selama berseragam biru timur.
Meski musim ini kontribusinya menurun dengan hanya mencatatkan 11 penampilan tanpa gol, Dedik tetap tercatat dalam sejarah emas klub. Ia menjadi bagian penting saat Arema FC merengkuh empat trofi Piala Presiden dan satu gelar Piala Indonesia. Yusrinal juga menekankan bahwa Dedik adalah sosok yang setia mendampingi klub di masa-masa tersulit, termasuk saat menghadapi dampak Tragedi Kanjuruhan.
Eksodus Pemain: Dalberto dan Punggawa Muda Turut Pergi
Selain Dedik, Arema FC juga dipastikan kehilangan mesin gol asal Brasil, Dalberto Luan Belo. Penyerang berusia 31 tahun itu meninggalkan Malang dengan catatan impresif, yakni 36 gol dari 68 pertandingan selama dua musim. Dalberto merupakan aktor kunci saat Arema menjuarai Piala Presiden keempatnya setelah mencetak brace ke gawang Borneo FC di laga final.
Langkah perombakan skuad ini juga menyasar pemain muda. Manajemen mengonfirmasi tidak melanjutkan kerja sama dengan tiga pemain lainnya, yakni Achmad Figo, Shulton Fajar, dan Bayu Aji. Kepergian lima pemain ini menambah panjang daftar pilar yang hengkang, menyusul nama-nama seperti Lucas Frigeri, Valdeci Moreira, hingga Iksan Lestaluhu yang telah lebih dulu pamit.
| Masa Bakti | 2016 – 2026 (Hampir 10 Tahun) |
| Total Penampilan | 206 Pertandingan |
| Kontribusi Gol | 51 Gol |
| Prestasi Utama | 4x Juara Piala Presiden, 1x Piala Indonesia |
“Perpisahan ini bukanlah akhir dari hubungan baik. Dedik akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar Arema FC dan pintu silaturahmi akan selalu terbuka untuknya,” tutup Yusrinal.
