Strategi Netflix Perluas AI untuk Personalisasi dan Kreator Film
Logo Netflix(AFP/Mario Tama/Getty Images)

PLATFORM pengaliran arus film global, Netflix, secara resmi memperluas pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (AI) dalam ekosistem layanannya. Langkah strategis ini bertujuan ganda: meningkatkan pengalaman personalisasi bagi pengguna sekaligus memberikan dukungan teknologi yang lebih kuat bagi para pembuat konten (kreator).

Chief Product and Technology Officer Netflix, Elizabeth Stone, mengungkapkan bahwa meskipun Netflix telah menggunakan AI dan machine learning selama puluhan tahun, kehadiran AI generatif membuka dimensi baru dalam inovasi produk.

“Teknologi baru yang muncul saat ini memungkinkan kami membangun pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan dan kreator,” ujar Stone dalam acara Pameran Inovasi Produk Asia Pasifik yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (10/6).

Pendekatan Pragmatis untuk Bisnis

Stone menegaskan bahwa Netflix mengadopsi AI secara pragmatis. Perusahaan tidak sekadar mengikuti tren teknologi yang sedang populer, melainkan memastikan setiap implementasi AI mampu memberikan manfaat nyata bagi keberlangsungan bisnis dan kepuasan pelanggan.

Bagi pengguna, Netflix memanfaatkan arsitektur model AI terbaru untuk mempertajam sistem rekomendasi. Dengan pemahaman berbasis AI generatif terhadap katalog konten yang dimulai sejak kuartal pertama tahun ini, pelanggan kini lebih mudah menentukan film, serial, hingga gim yang sesuai dengan preferensi mereka. Hasilnya, terjadi peningkatan signifikan pada aspek engagement (interaksi) dan durasi penggunaan produk di platform tersebut.

Mendukung Ekosistem Kreatif

Tidak hanya fokus pada sisi konsumen, Netflix juga memosisikan AI sebagai mitra bagi para kreator. Teknologi ini diintegrasikan ke dalam berbagai tahapan produksi, mulai dari proses syuting, lokalisasi konten (seperti penyelarasan bahasa), hingga strategi promosi global.

Salah satu langkah konkret Netflix dalam memperkuat infrastruktur kreatifnya adalah dengan melakukan aksi korporasi pada Maret lalu. Netflix resmi mengakuisisi InterPositive, sebuah perusahaan teknologi film yang didirikan oleh aktor ternama Ben Affleck.

Ringkasan Implementasi AI Netflix








Aspek Pemanfaatan Teknologi AI
Pengalaman Pengguna Personalisasi layanan, rekomendasi konten relevan, dan kurasi katalog film/gim.
Proses Kreatif Dukungan produksi, lokalisasi konten, dan efisiensi promosi.
Investasi Strategis Akuisisi InterPositive (perusahaan teknologi film milik Ben Affleck).
Dampak Bisnis Peningkatan engagement pengguna dan percepatan pengembangan produk.

InterPositive dikenal sebagai pengembang perangkat berbasis AI yang dirancang khusus untuk mendukung kebutuhan teknis pembuatan film. Netflix menilai teknologi ini sejalan dengan visi perusahaan untuk terus berinvestasi pada inovasi yang mempermudah kerja kreatif para sineas di seluruh dunia. (Ant/Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *