
KEGAGALAN Tim Nasional Tiongkok untuk lolos kembali ke putaran final Piala Dunia tidak menyurutkan antusiasme para pencinta sepak bola di negara tersebut. Alih-alih meratapi absennya timnas, suporter Tiongkok kini mengadopsi seorang wasit sebagai perwakilan bintang utama negara mereka di turnamen akbar yang dimulai hari Kamis ini.
Ma Ning, 46, mendadak jadi sensasi internet. Ia memicu lahirnya berbagai meme viral dan berhasil menarik sponsor dari merek-merek besar asal Tiongkok, termasuk perusahaan teknologi Lenovo dan raksasa elektronik Hisense.
Ma dikenal luas karena gaya kepemimpinannya yang sangat tegas di lapangan. Pada sebuah pertandingan tahun 2015 di Shanghai, ia mengeluarkan sembilan kartu kuning dan tiga kartu merah. Sebuah tonggak sejarah dalam karier perwasitannya yang membuat ia dijuluki sebagai “card master” atau “raja kartu”.
Ini akan menjadi penampilan kedua Ma di Piala Dunia setelah debutnya di Qatar empat tahun lalu, di mana saat itu ia bertugas sebagai asisten wasit keempat di pinggir lapangan. Saat ini, Ma sudah berada di Miami untuk mengikuti kamp pelatihan ofisial selama 10 hari. Ia ditemani dua perwakilan Tiongkok lainnya, yaitu asisten wasit Zhou Fei dan asisten wasit video (VAR) Fu Ming, yang keduanya bertugas mendukung wasit utama.
Topik mengenai Ma telah menghasilkan jutaan penayangan di platform RedNote dan media sosial Tiongkok lainnya. Respons netizen pun beragam, mulai dari yang mendukung hingga menyindir kondisi sepak bola di dalam negeri. “Kita punya Ma Ning, kalian punya siapa?” tulis salah satu pengguna RedNote.
“Negara lain menonton tim mereka sendiri bertanding, sementara kita akan menonton wasit kita mengeluarkan kartu,” timpal pengguna lainnya.
Ma sendiri telah tersertifikasi sebagai wasit FIFA sejak tahun 2011 dan aktif mengajar di Nanjing Sport Institute. Untuk mendokumentasikan perjalanannya di Piala Dunia kali ini, ia membuka akun di RedNote dua minggu lalu dan langsung meraup 197.000 pengikut.
Dalam unggahan video selanjutnya, ia memperlihatkan momen bersiap mengemas koper dan berolahraga di sasana kebugaran. Klip video dengan musik dramatis tersebut turut menampilkan tablet Lenovo di antara produk lainnya.
“Saya menerima tugas ini dengan percaya diri dan ketenangan. Piala Dunia, kami datang,” tulis Ma dalam keterangan unggahannya.
Tiongkok tercatat gagal lolos ke Piala Dunia sejak penampilan pertama dan satu-satunya mereka pada 2002, di mana saat itu mereka langsung tereliminasi di babak penyisihan grup tanpa mencetak satu poin pun. Selama dua dekade terakhir, sepak bola Tiongkok terus didera krisis pendanaan dan skandal korupsi meluas yang berujung pada sanksi larangan beraktivitas seumur hidup bagi sejumlah pemain, wasit, dan pejabat klub. (BBC/Z-2)
