
INDUSTRI perfilman Tanah Air kembali membuat gebrakan melalui kolaborasi lintas negara. Falcon Pictures secara resmi mengumumkan keterlibatan tiga penulis skenario ternama asal Thailand dalam penggarapan film drama komedi terbaru mereka, Warkop DKI: Viralin Dong!.
Ketiga penulis tersebut adalah Banjong Pisanthanakun, Chantavit Dhanasevi, dan Thamsatid Charoenrittichai. Langkah ini diambil untuk memberikan penyegaran dan memperkuat struktur cerita dari waralaba komedi legendaris Indonesia tersebut.
Produser Falcon Pictures, Frederica, mengungkapkan bahwa keputusan melibatkan tim penulis dari Thailand muncul setelah melalui proses panjang pencarian naskah yang tepat. Ia merasa perlu ada perspektif baru untuk menghidupkan kembali semangat Warkop DKI di era modern.
“Kami sempat berganti-ganti penulis Indonesia, namun merasa ceritanya kurang kuat untuk ditampilkan kembali dalam skala Warkop DKI. Sampai akhirnya kami bertemu Banjong dan tim,” ujar Frederica dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (6/6).
Pertemuan dengan Banjong Pisanthanakun, yang dikenal lewat karya-karya hit seperti Pee Mak, sebenarnya telah terjadi sejak dua tahun lalu. Hubungan tersebut kemudian berkembang menjadi kolaborasi kreatif yang intens, di mana tim Thailand memberikan sinopsis dan hasil riset mendalam.
Kolaborasi Budaya dan Riset Mendalam
Meskipun melibatkan penulis asing, Frederica memastikan bahwa napas budaya Indonesia tetap menjadi fondasi utama film Warkop DKI: Viralin Dong! ini. Proses penulisan naskah dilakukan secara kolaboratif antara tim Thailand dengan penulis lokal seperti Theo, Dany, Darly, dan sutradara Herwin Novianto.
“Budaya Indonesia harus tetap ada di sini. Selain kolaborasi penulis, Pak Indro Warkop juga memberikan banyak masukan untuk menyempurnakan skenario, terutama terkait gaya canda dan kritik khas Warkop,” tambah Frederica.
Bagi Banjong Pisanthanakun, proyek ini merupakan pengalaman pertamanya menulis skenario untuk film Indonesia. Ia mengaku melakukan riset serius untuk memahami karakteristik grup lawak legendaris tersebut.
“Kami sudah menonton film-film Falcon dan karya-karya Warkop sebelumnya. Kesulitannya adalah perbedaan budaya antara Indonesia dan Thailand, itulah mengapa riset menjadi kunci sebelum kami menyusun draf skrip,” kata Banjong.
Jembatan Antargenerasi
Sutradara Herwin Novianto menjelaskan bahwa Warkop DKI: Viralin Dong! dirancang sebagai jembatan bagi penonton lintas generasi. “Penonton lama akan menemukan kenangan, sementara penonton baru bisa menikmati keseruannya dari awal,” tuturnya.
Film ini akan menampilkan jajaran aktor papan atas yakni Desta Mahendra, Vino G. Bastian, dan Tora Sudiro. Indro Warkop sendiri merasa terharu melihat semangat Warkop DKI terus dilestarikan oleh generasi baru.
“Warkop itu bukan hanya saya, Dono, dan Kasino. Saya bersyukur generasi sekarang mau melanjutkan itu. Melihat mereka bertiga, saya merasa semangat Warkop hidup lagi,” pungkas Indro. Film Warkop DKI: Viralin Dong! dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 11 Juni 2026. (Ant/H-3)
