
PEMELIHARAAN gardu listrik PLN berdampak pada layanan air di 45 kelurahan yang tersebar di DKI Jakarta. Pekerjaan pemeliharaan akan berlangsung pada Jumat (5/6) pukul 23.00 WIB hingga Sabtu (6/6) pukul 01.00 WIB.
Selama pekerjaan berlangsung, sebagian pelanggan berpotensi mengalami penurunan tekanan hingga penghentian sementara aliran air. Direktur Teknik PAM Jaya Akhmad Santika mengatakan pihaknya telah menyiapkan pasokan air dari instalasi lain untuk mengurangi dampak kepada pelanggan.
“Kami telah menyiapkan skema suplai pengganti dari instalasi lain untuk mengurangi dampak kepada pelanggan. Setelah IPA Pejompongan I kembali beroperasi, kami juga akan meningkatkan produksi air di atas kondisi normal selama sekitar 6 hingga 8 jam guna mempercepat pemulihan tekanan dan normalisasi layanan di wilayah terdampak,” kata Santika dikutip Kamis (4/6).
PAM Jaya akan mengalihkan pasokan air dari IPA Pejompongan II dan IPA Buaran I dengan total suplai mencapai 1.170 liter per detik.
Adapun wilayah terdampak mencakup 45 kelurahan di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara yang masuk cakupan layanan IPA Pejompongan I.
Sementara, Direktur Operasional PAM Jaya Syahrul Hasan mengatakan normalisasi layanan akan dilakukan secara bertahap setelah pekerjaan selesai.
“Wilayah yang berdekatan dengan IPA Pejompongan I diperkirakan mulai kembali normal secara bertahap pada Sabtu, 6 Juni 2026 pukul 03.00 WIB. Selanjutnya suplai akan pulih hingga menjangkau wilayah pelayanan terjauh, termasuk Regional Utara,” ujarnya.
Untuk membantu pelanggan selama gangguan berlangsung, ia menyiapkan layanan mobil tangki air gratis bagi pelanggan rumah tangga maupun fasilitas umum seperti rumah sakit, tempat ibadah, dan yayasan sosial. (H-4)
