
PENYANYI R&B veteran, Peabo Bryson, yang paling dikenal luas sebagai suara di balik lagu-lagu hit film Disney seperti “Beauty and the Beast” dan “A Whole New World,” meninggal dunia. Kabar duka ini disampaikan langsung melalui pernyataan resmi dari pihak keluarga.
Meski penyebab kematian tidak disebutkan secara spesifik. Pihak keluarga sebelumnya sempat mengumumkan pada Minggu (31/5), musisi berusia 75 tahun tersebut menderita stroke.
“Dengan hati yang hancur dan kesedihan yang mendalam, keluarga dari penyanyi, penulis lagu, dan pelantun balada pemenang dua penghargaan Grammy Award, Peabo Bryson, mengumumkan kepergiannya,” bunyi penggalan pernyataan tersebut.
“Ia bertransisi dengan damai pada pukul 17.00 waktu setempat pada Selasa malam, 2 Juni 2026, dikelilingi oleh cinta dari keluarga dan orang-orang terdekatnya.”
Pihak keluarga juga menambahkan bagaimana suara luar biasa Bryson telah menjadi latar musik bagi momen-momen paling berharga dalam hidup selama lebih dari lima dekade. Di masa-masa sulit ini, keluarga meminta privasi untuk berkabung.
“Kami sangat tergerak oleh curahan kasih sayang, doa, dan dukungan dari para penggemar, teman, dan rekan kerja di seluruh dunia,” ungkap keluarga. “Meskipun hati kami hancur, kami menemukan penghiburan dengan mengetahui betapa mendalamnya Peabo dicintai dan berapa banyak nyawa yang tersentuh oleh suara serta kemurahan hatinya. Warisan dan musiknya akan terus hidup untuk generasi yang akan datang.”
Jejak Karier Sang Maestro Balada
Bryson paling dikenal lewat warna suaranya yang lembut serta lagu-lagu balada duetnya yang legendaris. Dua lagu tema Disney miliknya masing-masing dibawakan secara duet dengan Celine Dion dan Regina Belle. Selain itu, ia juga mencetak hit global lewat lagu “Tonight, I Celebrate My Love,” “You’re Looking Like Love to Me,” dan “As Long as There’s Christmas.”
Pria kelahiran South Carolina ini mengawali kariernya pada 1970-an sebagai anggota grup Moses Dillard and the Tex-Town Display. Ia kemudian menandatangani kontrak solo dengan label independen Bang Records dan merilis album pertamanya pada tahun 1976, sebelum akhirnya pindah ke label Capitol pada tahun berikutnya.
Rentetan lagu hit R&B pun menyusul, termasuk “Feel the Fire” (1977), “Reaching for the Sky”, “I’m So into You”, dan “Crosswinds”. Pada 1984, ia berhasil menembus jajaran Top 10 lagu pop untuk pertama kalinya melalui “If Ever You’re in My Arms Again”.
Eksistensinya di dunia hiburan kian kokoh saat ia berkolaborasi dengan penyanyi wanita ternama, termasuk merekam album duet bersama Roberta Flack berjudul “Born to Love” pada tahun 1983. Untuk rencana penghormatan terakhir dan upacara peringatan akan diumumkan oleh pihak keluarga di kemudian hari. (Vogue/Z-2)
