Catatkan Kinerja Positif, Pembiayaan Kendaraan Listrik EV Tumbuh Signifikan
Ilustrasi(Dok Istimewa)

ANAK usaha Bank Mandiri yang bergerak di bidang pembiayaan kendaraan bermotor, Mandiri Utama Finance (MUF), mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025 di tengah tantangan industri otomotif dan kondisi daya beli masyarakat yang masih tahap pemulihan.

Sepanjang 2025, MUF membukukan pertumbuhan penyaluran pembiayaan kendaraan bermotor yang ditopang terutama oleh segmen kendaraan roda empat yang terus menunjukkan kinerja kuat. Capaian ini mencerminkan ketahanan bisnis MUF dalam menjaga pertumbuhan di tengah kondisi daya beli masyarakat yang masih menantang.

Dari sisi portofolio, pembiayaan kendaraan listrik electric vehicle/EV jadi salah satu segmen dengan pertumbuhan paling signifikan. Sepanjang 2025, pembiayaan kendaraan listrik MUF tercatat tumbuh hampir dua kali lipat daripada tahun sebelumnya, dengan kontribusi yang kian meningkat terhadap total pembiayaan kendaraan bermotor perusahaan.

Direktur PT Mandiri Utama Finance Dapot Parasian Sukoco Sinaga menyampaikan perkembangan tersebut mencerminkan adanya perubahan struktural dalam preferensi konsumen menuju mobilitas yang lebih berkelanjutan. Peningkatan ini juga menunjukkan semakin kuatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik di Indonesia.

“Pertumbuhan kendaraan listrik mencerminkan pergeseran preferensi konsumen ke arah mobilitas lebih ramah lingkungan, yang turut didukung semakin berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” ujar Dapot, di Jakarta, Rabu (3/6).

Ia menilai akselerasi pembiayaan kendaraan listrik turut didorong oleh berbagai faktor, antara lain efisiensi biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar fosil, meningkatnya variasi produk di pasar, serta dukungan insentif pemerintah yang memperkuat daya tarik kendaraan listrik bagi masyarakat. Dari sisi kualitas pembiayaan, lanjut Dapot, MUF tetap menjaga kinerja sehat dan prudent.

“Rasio pembiayaan bermasalah non-performing financing/NPF, termasuk pada segmen kendaraan listrik, berada pada level membaik dan tetap terjaga jauh di bawah rata-rata industri multifinance,” pungkasnya. (H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *