Nadiem Kenakan Jaket Ojol Generasi Pertama Milik Driver Gojek 001 Menjelang Sidang Pledoi
Nadiem Makarim mencuri perhatian saat hadir di sidang kasus Chromebook dengan mengenakan jaket ojol Gojek generasi pertama milik driver nomor 001.(MI/Muhammad Ghifari A)

TERDAKWA kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Google Chromebook dan Chrome Device Management (CDM), Nadiem Makarim, tampil berbeda saat memasuki ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026). Nadiem  mengenakan jaket ojek online (ojol) berwarna hijau yang menarik perhatian publik.

Kehadiran mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi itu langsung disambut tepuk tangan serta teriakan dukungan dari para simpatisan yang memenuhi ruang sidang. Nadiem tampak masuk sambil menggandeng tangan istrinya, Franka Franklin Makarim.

Di ruang persidangan terlihat hadir sejumlah keluarga, kerabat, hingga rekan kerja lama Nadiem di Gojek. Sejumlah figur publik seperti Jajang C. Noer dan Christine Hakim juga tampak memberikan dukungan secara langsung.

Diketahui, jaket hijau yang dikenakan Nadiem bukan atribut biasa. Jaket tersebut merupakan jaket generasi pertama milik Mulyono, pengemudi Gojek pertama dengan nomor identitas 001. Nadiem mengungkapkan, jaket itu dipasangkan langsung Mulyono sesaat sebelum dirinya memasuki ruang sidang.

“Ini jaketnya Pak Mul, Gojek 001. Waktu saya masuk beliau memakaikannya kepada saya, sungguh suatu kebanggaan,” kata Nadiem kepada awak media.

Ia menjelaskan, jaket tersebut tergolong langka. Pasalnya jaket itu hanya digunakan pengemudi Gojek generasi awal dan sudah tidak lagi diproduksi.

“Ini jaket generasi satu. Saya sendiri dulu yang desainnya karena nggak mampu hire designer, maka agak lusuh sedikit desainnya, sederhana,” ujar pendiri Gojek tersebut sambil tersenyum tipis.

Nadiem kemudian mengenang masa-masa awal merintis Gojek ketika perusahaan tersebut belum memiliki aplikasi, investor, maupun kantor yang layak.

“Tapi ini kebanggaan titik awal cikal bakal daripada Gojek. Belum ada aplikasi, belum ada investor, kantor pun seadanya di pojok,” ungkapnya.

Menurut Nadiem, jaket tersebut memiliki nilai historis dan emosional yang besar karena menjadi simbol perjuangan awal para pengemudi dan tim kecil Gojek saat perusahaan itu baru dirintis.  Ia juga menilai dukungan dari Mulyono dan para pengemudi ojol menjadi representasi loyalitas mitra pengemudi yang telah bersama Gojek sejak awal berdiri.

“Jadi ini yang mewakili teman-teman yang dari dulu dan setia sama Gojek. Sebuah kebanggaan lah saya bisa pakai jaketnya Pak Mulyono,” pungkasnya. (Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *