Program Pendidikan Kesetaraan Dorong Peluang Kerja Warga Lingkar Tambang
MHU meraih penghargaan Indonesia Best CSR Awards 2026.(MHU)

Program pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C yang dijalankan PT Multi Harapan Utama (MHU) di wilayah lingkar tambang Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, terus menunjukkan dampak sosial yang signifikan bagi masyarakat sekitar.

Sejak dimulai pada 2019, program tersebut telah membantu 869 warga memperoleh ijazah pendidikan kesetaraan sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap pekerjaan dan pendidikan tinggi. Sebanyak 212 lulusan program diketahui telah bekerja di berbagai perusahaan dan sektor usaha, mulai dari perusahaan jasa, keamanan, hingga membuka usaha mandiri.

Program ini lahir dari hasil pemetaan sosial perusahaan yang menemukan masih tingginya angka putus sekolah di wilayah Ring 1 operasional perusahaan. Dari sekitar 52 ribu penduduk di 10 desa sekitar area tambang, sekitar 34 persen warga tercatat belum menyelesaikan pendidikan formal.

Untuk menjawab tantangan tersebut, PT Multi Harapan Utama (MHU) bekerja sama dengan PKBM Puteri Karang Melenu menghadirkan program pendidikan kesetaraan sebagai bagian dari pengembangan masyarakat jangka panjang.

Selain menyediakan pendidikan Paket A, B, dan C, program ini juga dilengkapi dengan fasilitas belajar, renovasi pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM), pengadaan komputer, hingga pelatihan keterampilan kerja seperti operator alat berat dan tata boga.

Salah satu penerima manfaat program, Yeni Yuniarni, mengaku dukungan pendidikan dari perusahaan membantunya melanjutkan kuliah hingga memperoleh kesempatan mengikuti program pertukaran pelajar ke Korea Selatan.

“Dulu saya sempat berpikir tidak akan bisa kuliah karena kondisi keluarga. Tapi beasiswa ini mengubah banyak hal dalam hidup saya. Saya tidak hanya bisa melanjutkan pendidikan, tetapi juga mendapatkan kesempatan belajar hingga ke Korea,” ujarnya.

Presiden Direktur PT Multi Harapan Utama (MHU), Kemal Djamil Siregar, mengatakan perusahaan memandang pendidikan sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar wilayah operasional.

“Program pendidikan kesetaraan dan beasiswa ini kami jalankan bukan sekadar bantuan sosial, tetapi investasi jangka panjang untuk membuka akses, kesempatan, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional kami,” katanya.

Atas dampak sosial tersebut, program pendidikan kesetaraan MHU meraih penghargaan Indonesia Best CSR Awards 2026 yang diselenggarakan The Iconomics di Gedung Aneka Bhakti, Kementerian Sosial RI, Jakarta)

Program ini juga mencatat nilai Social Return on Investment (SROI) sebesar 3,59, yang berarti setiap Rp1 investasi program mampu menghasilkan manfaat sosial senilai Rp3,59 bagi masyarakat. Selain itu, program memperoleh Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 93,06 dengan kategori “Sangat Baik”.

Ke depan, perusahaan menyatakan akan terus memperkuat program pendidikan melalui peningkatan kualitas pembelajaran, perluasan pelatihan keterampilan, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas akses pendidikan masyarakat secara berkelanjutan. (E-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *