
Hari Arafah, yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah, merupakan salah satu hari paling istimewa dalam kalender Islam. Bagi umat Muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji, hari ini menjadi momen emas untuk meraih pahala besar melalui berbagai amalan ibadah.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW menjelaskan betapa dahsyatnya keutamaan puasa di hari Arafah. Berikut adalah pembahasan lengkap mengenai amalan dan dalilnya.
1. Puasa Arafah: Penghapus Dosa Dua Tahun
Amalan utama yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim yang tidak berhaji adalah melaksanakan Puasa Arafah.
Dalil Hadits
Dari Abu Qatadah RA, Rasulullah SAW bersabda:
صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ
“Puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah agar menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim No. 1162)
2. Memperbanyak Dzikir dan Doa
Hari Arafah adalah hari dikabulkannya doa. Rasulullah SAW menegaskan bahwa sebaik-baik doa adalah doa yang dipanjatkan di hari Arafah.
Dalil Hadits
Rasulullah SAW bersabda:
خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ، وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِي: لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
“Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah. Dan sebaik-baik zikir yang aku ucapkan dan diucapkan para nabi sebelumku adalah: ‘Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir’ (Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya lah kerajaan dan milik-Nya lah segala puji, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu).” (HR. Tirmidzi No. 3585)
3. Memperbanyak Istighfar dan Amal Sholeh Lainnya
Selain puasa dan dzikir, umat Muslim dianjurkan untuk mengisi hari Arafah dengan:
-
Membaca Al-Qur’an: Menambah interaksi dengan kitab suci.
-
Sedekah: Memberikan bantuan kepada yang membutuhkan.
-
Istighfar: Memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa yang telah diperbuat.
Mengapa Hari Arafah Begitu Istimewa?
Hari Arafah bukan sekadar hari biasa dalam bulan Dzulhijjah. Ini adalah momentum puncak bagi orang yang sedang berhaji di Padang Arafah, sekaligus kesempatan bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan melaksanakan puasa Arafah dan memperbanyak doa, kita berharap mendapatkan ampunan dosa serta keberkahan hidup.
Catatan: Pastikan untuk senantiasa meluruskan niat hanya mengharap ridha Allah SWT dalam setiap amalan yang dikerjakan.
(E-4)
