Djakarta Ennichi 2026 Resmi Dibatalkan, Hanya Beberapa Jam Sebelum Acara Mulai
Festival budaya Jepang Djakarta Ennichi 2026 di Lapangan Banteng resmi dibatalkan beberapa jam sebelum acara dimulai, memicu kekecewaan pengunjung dan performer.(Djakarta Ennichi 2026)

FESTIVAL kebudayaan Jepang internasional, Djakarta Ennichi 2026, yang dijadwalkan berlangsung di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada 23-24 Mei 2026, secara mengejutkan resmi dibatalkan. 

Pengumuman pembatalan ini disampaikan langsung oleh pihak panitia penyelenggara hanya beberapa jam sebelum acara seharusnya dimulai. Pembatalan itu memicu kekecewaan mendalam serta kemarahan dari para calon pengunjung, performer, dan komunitas yang telah bersiap hadir.

Melalui pernyataan resmi yang diunggah di media sosial Instagram pada Sabtu, 23 Mei 2026. Pihak penyelenggara menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen yang terlibat.

“Kami memohon maaf sebesar-besarnya, dengan berat hati, kami mengumumkan festival budaya Djakarta Ennichi di Lapangan Banteng resmi batal dilaksanakan.” 

Pihak panitia menyebutkan pembatalan ini diakibatkan oleh kendala internal dalam kesiapan acara. 

“Keputusan sulit ini terpaksa kami ambil karena adanya kendala yang mempengaruhi kesiapan penyelenggaraan acara secara menyeluruh, sehingga kami tidak dapat menyajikan festival yang aman, nyaman, dan maksimal untuk semua,” lanjut pernyataan tersebut. 

“Dan kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekecewaan dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari pembatalan ini. Terima kasih banyak atas dukungan, pengertian, dan antusiasme luar biasa yang telah diberikan sejak awal,” tutup mereka.

Komentar Netizen

Salah satu perwakilan panitia dari Djakarta Ennichi, Zhuge, juga turut menyampaikan penyesalan pribadinya secara terbuka terkait pembatalan ini, “Saya mohon maaf atas keteledoran saya.” 

Akibat pembatalan sepihak yang dinilai tidak profesional ini, reaksi publik pun dipenuhi amarah di kolom komentar. Salah satunya datang dari akun @cellabacabuku yang menyoroti kerugian materiil para pengunjung dan pengisi acara.

“Saya tidak pernah menemukan acara manapun yang membatalkan acaranya BEBERAPA JAM sebelum acara dimulai, teman saya sudah beli tiket ke Jakarta ada kerugian finansial yang sangat banyak juga tidak hanya bagi teman saya, tapi juga performer BAHKAN tamu dari Jepang yang telah kalian undang” tulisnya.

Kritik juga datang dari figur publik sekaligus musisi Hiroaki Kato yang menyayangkan manajemen waktu panitia, “Wah wah wah… Pengumuman H-8 jam… ini keterlaluan sih…” ungkapnya. 

Selain itu, netizen lain juga menyayangkan sikap panitia yang terkesan meremehkan penonton hanya karena festival ini tidak dipungut biaya, seperti yang ditulis oleh akun @ray_seraveena, “Mentang2 event gratis, batalin seenaknya ajah.”

Hingga saat ini, penjelasan lebih rinci mengenai kendala teknis spesifik yang menyebabkan batalnya acara tersebut masih belum dijabarkan lebih lanjut kepada publik. (Instagram/djakartaennichi/cellabacabuku/ray_seraveena/hiroakikato39/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *