
SEJUMLAH kebiasaan yang kini umum dilakukan generasi muda atau Gen Z justru dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal secara perlahan tanpa disadari.
Berikut lima kebiasaan yang dinilai dapat membahayakan kesehatan ginjal jika terus dilakukan dalam jangka panjang:
Kurang Minum Air Putih
Banyak anak muda lebih sering mengonsumsi kopi susu, teh manis, atau minuman kekinian dibanding air mineral. Padahal, tubuh yang kekurangan cairan membuat ginjal bekerja lebih keras untuk menyaring limbah. Dehidrasi berkepanjangan juga dapat meningkatkan risiko batu ginjal dan infeksi saluran kemih.
Sering Konsumsi Minuman Manis
Minuman tinggi gula kini menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Konsumsi gula berlebihan dapat memicu obesitas dan diabetes tipe 2, yang menjadi salah satu penyebab utama penyakit ginjal kronis. Kandungan gula tinggi juga dapat meningkatkan tekanan darah dan memperberat kerja ginjal.
Begadang
Kebiasaan tidur larut malam akibat bermain gim, menonton video, atau scrolling media sosial ternyata tidak hanya memengaruhi konsentrasi, tetapi juga kesehatan ginjal. Kurang tidur berkaitan dengan meningkatnya risiko hipertensi dan gangguan metabolisme yang dapat berdampak pada fungsi ginjal dalam jangka panjang.
Banyak Makanan Instan dan Tinggi Garam
Mi instan, fast food, serta camilan asin mengandung natrium tinggi yang dapat memicu tekanan darah tinggi. Jika dikonsumsi terus-menerus, kondisi tersebut membuat ginjal bekerja lebih berat. Asupan garam berlebihan juga meningkatkan risiko gangguan fungsi ginjal dan pembentukan batu ginjal.
Konsumsi Minuman Energi Berlebihan
Minuman energi sering dipilih untuk membantu tetap terjaga saat belajar atau bekerja. Namun, kandungan kafein dan gula yang tinggi dapat memicu dehidrasi serta meningkatkan tekanan darah. Jika dikonsumsi berlebihan dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat memberi tekanan tambahan pada ginjal.
Dokter menyarankan generasi muda mulai memperhatikan pola hidup sehat sejak dini. Menjaga hidrasi tubuh, mengurangi konsumsi gula dan garam, tidur cukup, serta rutin berolahraga dinilai menjadi langkah sederhana untuk menjaga fungsi ginjal tetap optimal.
Penyakit ginjal kronis sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal. Karena itu, perubahan gaya hidup sejak muda dianggap penting untuk mencegah kerusakan ginjal di kemudian hari.
(National Kidney Foundation, Kidney Care UK, Healthline, Alodokter, Karger Journal/H-4)
