
MENJELANG Hari Raya Idul Adha 2026, hewan kurban mulai ramai dijajakan di lapak-lapak hewan di Kota Depok, Jawa Barat. Salah satu titiknya pinggir Jalan Taman Bunga, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis.
Puluhan kambing kurban dengan beragam bobot ukuran dijual dengan harga yang bervariatif mulai dari Rp2,5 juta untuk kisaran bobot 12 kilogram dan harga Rp5 juta untuk kisaran bobot 40 kilogram.
Jaya, 60, yang mengaku sebagai penjual kambing mengatakan, saat ini warga sudah mulai ramai mencari hewan kurban khususnya kambing. Jumlah pembeli juga diprediksi akan meningkat di 3 hari jelang lebaran Idul Adha.
Jaya menyebut pihak Dinas Peternakan Pemerintah Kota Depok sudah melakukan pengecekan dan dinyatakan semua hewan kurban yang ia jual dalam kondisi sehat.
“Pemerintah daerah sudah memeriksa lapak saya, semua hewan yang dijual seratus persen sehat, ” katanya, Jumat (15/5/2026).
Jaya mengaku memegang SKKH resmi yang dikeluarkan oleh Dinas terkait dari daerah asal hewan. ” Kita punya tanda bukti hewan sudah divaksin, terutama untuk mengantisipasi penyakit seperti PMK (Penyakit Mulut dan Kuku).
Dikatakan, pembeli melihat-lihat dulu dan memeriksa kondisi kambing untuk memastikan hewan sehat, dan tidak cacat, dan cukup umur. ” Kambing yang kita jual semua cukup umur, sehat dan tidak cacat, ” ujarnya.
Rifay, 40, salah seorang warga mengaku hewan yang dibeli dari lapak pinggir Jalan Taman Bunga dalam kondisi sehat.
Menurut dia, sengaja mencari kambing yang akan dijadikan hewan kurban lebih awal karena berharap mendapat harga lebih murah dengan kwalitas bobot besar dan kesehatan yang baik sehingga layak untuk dikurbankan pada idul adha mendatang.
Diketahui kriteria hewan kambing dan sapi yang layak untuk dikurbankan saat idul adha diantaranya sehat yang sudah berdasarkan pemeriksaan oleh dokter, tidak cacat, tidak kurus, cukup umur untuk kambing diatas satu tahun atau ditandai dengan tumbuhnya sepasang gigi tetap dan untuk sapi diatas usia 2 tahun dengan ditandai tumbuhnya sepasang gigi tetap. (H-2)
