Delapan varian Hantavirus yang Perlu Diwaspadai, Ada dari Indonesia?
Ilustrasi.(freepik)

TERDAPAT delapan varian dari hantavirus yang dilaporkan dari berbagai negara. Jenis hantavirus tersebut harus menjadi perhatian masyarakat.

Jenis pertama ialah hantaan virus (HTNV), yang banyak dilaporkan dari Asia (Korea Selatan, Tiongkok) dan juga Eropa. Kedua adalah Puumala Virus (PUUV), yang dilaporkan dari benua Eropa, seperti Finlandia, Jerman, Prancis dan Rusia. Ketiga varian hantavirus Seoul Virus  (SEOV) yang dilaporkan cukup luas di dunia, dari Asia sampai Amerika. 

“Keempat adalah Dobrava-Belgrade Virus (DOBV) yang dilaporkan dari Eropa, termasuk daerah Balkan dan Eropa Timur. Ke empat varian di atas dihubungkan dengan manifestasi klinik dalam bentuk demam berdarah dan gangguan ginjal, yang dikenal sebagai Hemoragic Fever Renal Syndrome (HFRS),” kata Direktur Pascasarjana Universitas YARSI  Prof Tjandra Yoga Aditama dalam keterangannya, Selasa (12/5).

Kemudian, varian hantavirus yang ke lima ialah Sin Nombre Virus (SNV) yang dilaporkan dari Amerika Serikat dan Kanada. Ke enam varian hantavirus Bayou Virus (BAYV) yang juga dari Amerika Serikat, tapi dari negara bagian Louisiana dan Texas. Ke tujuh ialah varian Black Creek Canal Virus (BCCV) yang pernah dilaporkan dari Florida Amerika Serikat.

Jenis terakhir hantavirus yakni varian Andes Virus  (ANDV) dari Amerika Selatan (Argentina, Chile) dan sekarang di temukan pada kasus-kasus di kapal pesiar yang jadi berita dunia hingga hari ini. 

“Varian ini yang dilaporkan menyebabkan terjadinya penularan manusia ke manusia, dan yang amat perlu kita amati adalah ada tidaknya penularan antar manusia berkelanjutan (sustained human to human transmission),” ujar dia.

“Varian ke lima sampai ke delapan inilah yang berhubungan dengan keadaan gangguan di paru Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), atau juga gangguan di paru dan jantung Hantavirus Cardio Pulmonary Syndrome (HCPS),” pungkasnya. (H-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *