Dua Jemaah Haji 2026 Asal Soppeng  Batal Berangkat, Satu Jalani Amputasi Akibat Diabetes
jemaah haji Nurhayati Laraufe, 55, harus menjalani amputasi jari kakinya akibat diabetes yang dideritanya.(Lina Herlina /MI)

RENCANA keberangkatan dua jemaah haji 2026 asal Kabupaten Soppeng dari Kloter 21 Embarkasi Makassar harus tertunda karena kondisi kesehatan. Satu jemaah haji Nurhayati Laraufe, 55, harus menjalani amputasi jari kakinya akibat diabetes yang dideritanya.

Sementara jemaah lainnya, Syamsiah Rusdi, 45, juga mengalami sakit di embarkasi dan dijadwalkan menyusul pada kloter berikutnya.

Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenhaj) Sulsel, H. Ikbal Ismail, membenarkan bahwa Nurhayati Laraufe dan Syamsiah Rusdi terpaksa ditunda keberangkatannya.

“Nurhayati menderita diabetes. Saat ini sedang dirujuk ke RS Dr. Tadjuddin Chalid. Dari informasi tim kesehatan, beliau akan diamputasi jari kakinya hari ini. Insyaallah setelah pulih dan layak terbang, kami akan memberangkatkan pada kloter berikutnya,” ujar Ikbal Ismail, Kamis (7/5).

Sementara Syamsiah Rusdi juga mengalami sakit di embarkasi dan dijadwalkan menyusul pada kloter selanjutnya gelombang kedua. Bahkan, Syamsiah telah langsung mengenakan ihram sebagai tanda kesiapan meski tertunda.

Sekretaris PPIH Embarkasi Makassar, H. Asa Afif Bahri, menjelaskan bahwa penundaan ini tidak berarti pembatalan total.

“Hingga kloter 22, sudah ada 15 jemaah yang menggunakan open seat. Sebanyak 4 jemaah di antaranya sudah berangkat. Sisa jemaah yang belum terbang, termasuk yang dirujuk ke RS Tadjuddin Chalid ini, akan menunggu penerbangan berikutnya jika sembuh dan layak terbang,” terangnya.

Hari ini, kloter 23 sedang proses pemberangkatan. Jemaah yang tertunda akan diakomodasi sesuai kondisi kesehatan masing-masing.

Jumlah seluruh jemaah haji asal Sulawesi Selatan yang tergabung di Embarkasi Makassar hingga saat ini mencapai 8.240 orang, terdiri dari 2.664 pria dan 5.576 wanita. Gelombang pertama sudah berangkat, sedangkan gelombang kedua terus berlangsung.

Meski ada kendala kesehatan, pihak PPIH memastikan belum ada penundaan keberangkatan jemaah haji 2026 secara massal. “Kami prioritaskan keselamatan jemaah. Jika beliau (Nurhayati) pulih dan dinyatakan sehat, akan segera kami berangkatkan,” tutup Ikbal Ismail. (H-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *