
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggunakan media sosial untuk membahas konflik dengan Iran yang dikenakan saksi sejak 1979 itu. Itu dilakukan ketika para negosiator utamanya, termasuk Wakil Presiden JD Vance berada di Pakistan untuk melakukan pembicaraan perdamaian dengan para pejabat Iran.
Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump menolak apa yang ia sebut sebagai narasi media yang menggambarkan Iran sebagai pihak yang unggul.
“Faktanya, semua orang tahu bahwa mereka KALAH, dan KALAH BESAR!” tulis Trump, mengklaim Iran tidak lagi memiliki angkatan laut, angkatan udara, atau peralatan anti-pesawat.
“Yang terpenting, ‘Pemimpin’ mereka yang sudah lama berkuasa sudah tidak bersama kita lagi,” kata Trump, sebelum menambahkan “segala puji bagi Allah!” dalam unggahan yang tampaknya bernada sarkasme. (Aljazeera/P-3)
