
DUEL sesama klub Serie A di panggung Eropa selalu menghadirkan drama tersendiri. AS Roma dan Bologna akan saling sikut di Stadio Olimpico pada Jumat (20/3) dini hari WIB untuk memperebutkan satu tiket ke babak perempat final Liga Europa 2025/2026. Hasil imbang 1-1 pada leg pertama di Bologna membuat peluang kedua tim masih terbuka lebar.
Analisis Pertandingan: Roma vs Bologna
AS Roma, yang kini ditangani Gian Piero Gasperini, sedang dalam periode transisi yang menantang. Meski diuntungkan dengan status tuan rumah, I Giallorossi kehilangan banyak pemain kunci akibat cedera.
Paulo Dybala dan Artem Dovbyk adalah kehilangan besar di lini serang. Harapan publik Roma kini tertuju pada Donyell Malen yang tampil tajam sejak didatangkan pada Januari lalu.
Di sisi lain, Bologna asuhan Vincenzo Italiano tampil sangat solid di kompetisi Eropa musim ini. Mereka tak terkalahkan dalam 10 laga terakhir di Liga Europa.
Kehilangan Juan Miranda di posisi bek kiri akibat suspensi memang menjadi lubang, namun kedalaman skuad Bologna di sektor tengah yang diisi Lewis Ferguson dan Remo Freuler diprediksi mampu meredam kreativitas lini tengah Roma.
| Detail Pertandingan | Informasi |
|---|---|
| Stadion | Stadio Olimpico, Roma, Italia |
| Waktu Kick-off | Jumat, 20 Maret 2026, 03.00 WIB |
| Agregat Sementara | 1-1 |
Prediksi Jalannya Laga
Laga ini diprediksi akan berjalan sangat taktis. Roma akan mencoba menguasai bola sejak menit awal, memanfaatkan lebar lapangan melalui pergerakan wing-back mereka. Sementara itu, Bologna kemungkinan besar akan menunggu dan melakukan high pressing saat pemain Roma melakukan kesalahan di area tengah. Jika skor tetap imbang hingga 90 menit, laga akan berlanjut ke babak tambahan waktu karena aturan gol tandang sudah tidak diberlakukan.
Faktor Penentu Kemenangan
- Ketajaman Donyell Malen: Penyerang asal Belanda ini menjadi tumpuan tunggal Roma di tengah absennya Dovbyk.
- Absennya Skorupski: Jika kiper utama Bologna ini benar-benar absen, Federico Ravaglia harus tampil luar biasa di bawah mistar.
- Atmosfer Olimpico: Dukungan lebih dari 70 ribu Romanisti bisa menjadi pemain ke-12 bagi tuan rumah.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
