Polda Kaltim Kerahkan Satbrimob Tangani Titik Api Karhutla di Empat Kabupaten
Personel Satbrimob Polda Kaltim bersama tim gabungan lakukan pemadaman karhutla di wilayah Kubar.(Dok Humas Polda Kaltim)

PROVINSI Kalimantan Timur (Kaltim) kini tengah menghadapi ancaman serius kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tersebar di sejumlah wilayah. Menanggapi situasi tersebut, Polda Kaltim mengerahkan personel Satuan Brimob (Satbrimob) untuk memperkuat kesiapsiagaan melalui Tim Respons Bencana dan personel BKO.

Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Tedy Sopandi, menyatakan bahwa langkah cepat ini diambil menyusul munculnya titik api di empat wilayah utama, yakni Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kabupaten Paser, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), dan Kabupaten Berau. Penanganan dilakukan secara spesifik sesuai karakteristik lahan guna mencegah api meluas ke permukiman maupun area produktif masyarakat.

Penanganan di Kutai Barat dan Paser

Di Kabupaten Kubar, Tim Respons Bencana Kompi 2 Batalyon B Pelopor menangani kebakaran vegetasi hutan seluas 2 hektare di Kampung Jengan Danum, Kecamatan Damai. Meski jauh dari permukiman, petugas segera mengisolasi titik api agar tidak meluas.

Masih di kecamatan yang sama, tepatnya di Kampung Muara Eheng, tim gabungan yang dipimpin Iptu Nurman Syarif berhasil memadamkan kebakaran lahan seluas 1 hektare. Operasi ini melibatkan personel Brimob dan BKO Polres Kubar.

Sementara itu, tantangan lebih berat dihadapi di Kabupaten Paser. Tim Respons Bencana Kompi 2 Batalyon C Pelopor diterjunkan ke Desa Tepian Batang, Kecamatan Tanah Grogot, untuk memadamkan lahan gambut seluas 10 hektare. Lokasi yang berdekatan dengan perkebunan kelapa sawit warga menuntut penanganan intensif karena karakteristik gambut yang menyimpan bara di bawah permukaan.

Situasi di Kutai Kartanegara dan Berau

Di Kabupaten Kukar, personel Batalyon A Pelopor bergerak di Kelurahan Ambarawang Laut, Kecamatan Samboja, di bawah pimpinan Ipda I Ketut Ngardi Sentana. Selain itu, melalui Operasi Aman Nusa II, personel BKO juga berhasil menjinakkan api di lahan gambut seluas 2,5 hektare di Desa Muara Leka, Kecamatan Muara Muntai, sehingga tidak merambat ke perkebunan sawit warga.

Untuk wilayah Kabupaten Berau, Tim Respons Bencana Kompi 3 Batalyon C Pelopor melakukan penanganan di Kampung Labanan, Kecamatan Teluk Bayur. Kebakaran hutan dan perkebunan seluas 3 hektare yang berada dekat dengan rumah warga berhasil diisolasi melalui koordinasi lintas sektor.

Komitmen Kesiapsiagaan Satbrimob

Komandan Satbrimob Polda Kaltim, Kombes Ronny Suseno, menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel adalah kunci utama dalam menghadapi karhutla, terutama di wilayah rawan seperti lahan gambut dan hutan lebat.

Pernyataan Dansatbrimob: “Respons cepat ini adalah bentuk nyata bakti Brimob untuk masyarakat. Kami berkomitmen hadir menangani setiap titik api agar dampaknya terhadap lingkungan dan aktivitas warga dapat diminimalisasi.”

Ronny menambahkan, sinergi antara Satbrimob, Polres jajaran, dan unsur terkait lain menjadi faktor penentu kecepatan penanganan di lapangan. Setiap personel telah diarahkan untuk melakukan tindakan terukur dengan mempertimbangkan potensi penyebaran api di masing-masing wilayah terdampak. (I-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *