Mahasiswa Terdampak Bencana di NTT Dapat Beasiswa
.(Dok Diskominfo Kabupaten Manggarai)

MENTERI Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto memastikan mahasiswa yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan mendapatkan bantuan beasiswa selama satu semester.

Kebijakan tersebut diberikan untuk meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa di tengah kondisi pascabencana.

“Kita akan memberikan beasiswa. Kali pertama ini kita berikan satu semester untuk mengurangi beban mereka,” kata Brian di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (28/8).

Brian mengatakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) dan para rektor di wilayah terdampak masih melakukan pendataan mahasiswa yang membutuhkan bantuan.

Berdasarkan data awal, terdapat sekitar 4.000 hingga 5.000 mahasiswa terdampak yang akan menjadi penerima bantuan pada tahap pertama. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah sesuai hasil pendataan di lapangan.

“Kalau memang dampaknya masih berkelanjutan, kita akan tambah lagi di tahun depan di semester yang berbeda,” ujarnya.

Selain memberikan bantuan beasiswa, Kemdiktisaintek juga melakukan pendataan terhadap kerusakan fasilitas perguruan tinggi di NTT akibat bencana.

Brian mengatakan anggaran dan program yang sedang berjalan akan diupayakan untuk dialihkan guna mendukung perbaikan fasilitas kampus yang terdampak.

Mahasiswa Dilibatkan dalam Pemulihan

Kemdiktisaintek juga mendorong keterlibatan mahasiswa dalam proses penanganan dan pemulihan pascabencana melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik.

Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), antara lain dari Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Politeknik Elbajo di Labuan Bajo dan Universitas Mataram (Unram), telah mulai berkoordinasi dengan BEM sejumlah perguruan tinggi di Jawa.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memetakan kebutuhan masyarakat terdampak bencana sehingga bantuan yang diberikan dapat sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Teman-teman mahasiswa kita menyusun program untuk memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan yang riil di lapangan,” kata Brian.

Mahasiswa Manggarai di Luar NTT

Sementara itu, saat melakukan kunjungan ke Ruteng, Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit meminta perhatian pemerintah terhadap mahasiswa asal Manggarai yang terdampak bencana, tetapi sedang menempuh pendidikan di luar NTT.

Menanggapi permintaan tersebut, Brian meminta Pemerintah Kabupaten Manggarai melakukan pendataan mahasiswa terdampak yang sedang berkuliah di luar daerah.

Brian mengatakan persoalan tersebut sebelumnya telah didiskusikan dengan sejumlah rektor di beberapa perguruan tinggi. Menurut dia, usulan tersebut mendapat respons positif.

“Yang disampaikan Bupati Manggarai sudah pernah kami diskusikan dengan sejumlah rektor di beberapa kampus dan direspons dengan baik,” ujar Brian. (MM/E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *