
KONGRES Wanita Indonesia (Kowani) sebagai Ibu Bangsa dan Rumah Besar Organisasi Perempuan Indonesia menghadiri Peringatan Hari Pramuka ke-65 dan Pembukaan Jambore Nasional Gerakan Pramuka XII Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Jumat, 14 Agustus 2026, di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Cibubur, Jakarta Timur.
Ketua Umum Kowani Periode 2024 -2029 Nannie Hadi Tjahjanto mengatakan kehadiran unsur Kowani dalam momentum nasional Gerakan Pramuka tersebut menjadi bagian dari penguatan jejaring serta penjajakan dan persiapan program kepramukaan Kowani, khususnya dalam mendukung pendidikan karakter, kaderisasi, kepemimpinan generasi muda, pengabdian masyarakat, bela negara, cinta Tanah Air, serta penguatan persatuan dan kesatuan NKRI.
Menurut Nannie, momentum Hari Pramuka tahun 2026 yang mengangkat semangat ‘Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045’ memiliki irisan yang sangat kuat dengan agenda strategis Kowani dalam ketahanan pangan, ketahanan keluarga, pemberdayaan perempuan, pembentukan karakter generasi, dan penyiapan SDM unggul.
Nannie menegaskan bahwa kolaborasi perempuan, keluarga, pendidikan, dan kepramukaan perlu dibangun sebagai satu mata rantai pembangunan generasi. “Dari keluarga kita membentuk karakter. Dari karakter kita melahirkan kader. Dari kader kita menyiapkan pemimpin. Dan dari pemimpin yang berintegritas kita membangun masa depan Indonesia,” jelas Nannie kepada Media Indonesia.
Kowani memandang nilai-nilai kepramukaan seperti disiplin, kemandirian, gotong royong, kepemimpinan, kepedulian sosial, cinta Tanah Air, dan pengabdian sangat relevan untuk memperkuat kaderisasi perempuan dan generasi muda Indonesia.
KEPRAMUKAAN KOWANI
Pascakehadiran pada Hari Pramuka dan Jambore Nasional XII 2026, Kowani akan melanjutkan koordinasi dan konsultasi dengan struktur Gerakan Pramuka yang berwenang untuk mempelajari kemungkinan pengembangan pangkalan pembinaan kepramukaan dan/atau Satuan Komunitas Pramuka (Sako/Sakoma) berbasis komunitas KOWANI, sesuai persyaratan, tahapan, nomenklatur, dan mekanisme resmi Gerakan Pramuka.
Kowani menegaskan bahwa proses tersebut akan dilakukan secara tertib kelembagaan.
MINAT BUKAN PENGESAHAN
Setiap proses pembentukan, pendaftaran, pengesahan, struktur Pimpinan Sako maupun Majelis Pembimbing Sako, serta pelantikan akan mengikuti ketentuan dan keputusan kwartir yang berwenang.
BAGIAN DARI GERAKAN KADERISASI KOWANI
Penguatan kepramukaan akan diintegrasikan dengan agenda besar Kowani menuju:
• Kowani Muda
• Srikandi Kowani
• Safe Space Kowani
• The Guardian Of Nusantara
• Transformasi Ilmu Tepat Guna
• Young Women
• Entrepreneurship
dalam satu arsitektur:
Keluarga.
Gerakan tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju 100 Tahun Kowani 1928–2028, penguatan kaderisasi kepemimpinan perempuan Indonesia, dan transformasi SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.
BULAN KEMERDEKAAN KOWANI 2026
Momentum Hari Pramuka juga menjadi penguatan menuju rangkaian Bulan Kemerdekaan KOWANI 2026, yang bergerak melalui tiga tahap:
• 17 Agustus 2026: Merdeka Pangan.
• 26 Agustus 2026: Merdeka Berkarya
• 30 Agustus 2026: Merdeka Menyiapkan Generasi
Kowani ingin memastikan bahwa kemerdekaan tidak hanya diperingati, tetapi diisi dengan gerakan yang melahirkan manfaat dan generasi penerus. (H-1)
