Anggaran Pelatnas Asian Games 2026 Naik Jadi Rp222 Miliar
Ilustrasi–Atlet taekwondo nomor kyorugi kelas U-80 kg Arya Danu Susilo (kanan) berlatih dalam pemusatan latihan nasional (pelatnas) di GOR POPKI, Cibubur, Jakarta, Kamis (30/7/2026).(ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)

MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengumumkan kenaikan signifikan pada anggaran pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Total anggaran kini mencapai Rp222 miliar setelah pemerintah memberikan tambahan sebesar Rp95 miliar.

Erick menjelaskan bahwa sebelumnya Kemenpora telah melakukan penyisiran anggaran internal untuk memperkuat pendanaan awal.

“Dari angka Rp81 miliar, kami menyisir anggaran lagi sehingga meningkat menjadi Rp127 miliar untuk Asian Games. Berita bagusnya, kami mendapatkan tambahan Rp95 miliar lagi,” ujar Erick di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (12/8).

Kenaikan dari Rp127 miliar menjadi Rp222 miliar ini dipastikan sudah final. Mengingat pelaksanaan Asian Games 2026 tinggal menyisakan waktu sekitar satu bulan, tambahan dana ini diharapkan dapat menghilangkan keraguan cabang olahraga (cabor) dalam mempersiapkan atlet mereka secara maksimal.

Terkait mekanisme pencairan, Erick menyatakan prosesnya akan segera dilakukan setelah Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tersedia. Kemenpora menargetkan dana tersebut sudah bisa disalurkan kepada masing-masing cabor pada pekan ini atau paling lambat pekan depan.

“DIPA-nya sudah diinformasikan. Proses pencairannya satu sampai dua hari. Minggu ini atau minggu depan bisa tuntas,” imbuhnya.

Rincian Anggaran Asian Games 2026:

  • Anggaran Pelatnas: Rp222 Miliar
  • Anggaran Pengiriman Kontingen: Rp61 Miliar
  • Total Kebutuhan: Rp283 Miliar

Erick menekankan bahwa Kemenpora sengaja membedakan pos anggaran pelatnas dan pengiriman kontingen untuk menjaga transparansi, meskipun secara pembukuan nantinya akan menjadi satu kesatuan pembiayaan Asian Games.

Dengan dukungan finansial yang kuat, Menpora meminta para atlet dan pengurus cabang olahraga untuk fokus penuh pada pencapaian prestasi. Indonesia mematok target membawa pulang empat medali emas dari ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.

Cabang olahraga seperti bulu tangkis, angkat besi, dan panjat tebing menjadi tumpuan utama untuk meraih emas. Namun, Erick tidak menutup kemungkinan adanya kejutan dari cabang olahraga lain.

“Targetnya empat emas, antara lain dari bulu tangkis, angkat besi, dan panjat tebing. Kemudian ada cabang olahraga lain yang berpotensi meraih perak, siapa tahu bisa menjadi emas,” pungkasnya. (Ant/Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *