
MENYUSUTNYA debit air di aliran Sungai Cisokan berdampak terhadap pasokan bagi pelanggan Perumda Air Minum Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Pasalnya, sumber air bagi pelanggan di Kantor Cabang Perumdam Tirta Mukti Ciranjang menggunakan air baku aliran Sungai Cisokan.
Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Syamsul Hadi, memohon maaf kepada para pelanggan air bersih, khususnya di wilayah Ciranjang dan sekitarnya, apabila pasokan air terhambat. Sebab, saat ini debit air di aliran Sungai Cisokan yang menjadi sumber mengalami penyusutan.
“Untuk wilayah Ciranjang dan sekitarnya, pasokannya mengandalkan sumber air baku dari Sungai Cisokan. Saat ini terjadi penyusutan debit air. Kondisi sungai makin dangkal sehingga pasir di dasar menutup ke mesin intake. Jadi, sekarang pasokan air bersih terganggu,” katanya, Minggu (9/8).
Namun dia memastikan Perumdam Tirta Mukti terus berupaya menangani kondisi itu agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal. Pihaknya juga mengimbau masyarakat lebih bijak menggunakan air selama musim kemarau,
“Sejauh ini, dampak kemarau masih bisa kita atasi. Pelayanan pasokan air bersih bagi pelanggan relatif lancar,” ungkapnya.
Kalaupun terjadi gangguan, kata Syamsul, lebih karena upaya perbaikan jaringan pipa maupun fasilitas pendukung di seluruh cabang pelayanan.
“Perbaikan ini untuk meningkatkan pelayanan kepasa masyarakat,” pungkasnya.
KEBAKARAN LAHAN
Sementara itu, di Kota Sukabumi, kebakaran lahan terjadi di Jalan Ciaul Pasir RT 04/17 Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole, Sabtu (8/8) petang sekitar pukul 15.50 WIB. Pemicunya diduga akibat aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan di area tersebut.
“Lokasi kebakaran merupakan lahan bambu. Tempat itu digunakan warga setempat membuang sampah, padahal bukan peruntukannya,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabarudin, Minggu (9/8).
Banyaknya material mudah terbakar seperti daun kering dan sampah yang sudah mengering membuat api cepat membesar. Namun, api tidak meluas ke area permukiman yang letaknya tak jauh dari titik kebakaran.
“Petugas berhasil melokalisasi area yang terbakar, sehingga tak meluas. Hasil pendataan, lahan yang terbakar lebih kurang 50 meter persegi,” pungkasnya.
