
DOKUMENTASI pengalaman dan pengetahuan praktis masih menjadi tantangan besar di industri kreatif Indonesia. Banyak karya lahir dari proses panjang, namun pembelajarannya sering kali berhenti sebagai pengalaman internal tanpa terdokumentasikan. Padahal, rekam jejak membangun kepercayaan klien hingga pengembangan sistem kerja merupakan referensi berharga bagi generasi mendatang.
Menjawab tantangan tersebut, studio desain interior terpadu VERSHOME resmi meluncurkan buku pertamanya bertajuk The EPIC Journey of VERSHOME di Wonder Bookstore, ASHTA District 8, Jakarta, Kamis (6/8). Buku yang diterbitkan oleh Simpul Group ini merangkum perjalanan 12 tahun studio tersebut dalam membangun nilai, budaya kerja, dan pendekatan kreatif.
Founder & Creative Director VERSHOME, Roni Timothy, menegaskan bahwa buku ini disusun bukan sekadar sebagai portofolio perusahaan.
“Buku ini adalah cara kami mengatakan bahwa industri kreatif Indonesia tidak perlu menunggu validasi dari luar untuk mulai mendokumentasikan pengetahuannya sendiri,” ujar Roni.
Ia menambahkan bahwa Agustus menjadi momentum yang tepat untuk semangat kemandirian tersebut.
Filosofi EPIC dan Narasi Ruang
Dalam perjalanannya, VERSHOME menerapkan sistem kerja yang dirangkum dalam konsep EPIC. Nilai-nilai ini menjadi kompas dalam setiap pengambilan keputusan dan kolaborasi tim untuk menciptakan pengalaman berkesan bagi klien.
| Pilar EPIC | Deskripsi Nilai |
|---|---|
| Experience | Menciptakan pengalaman yang mendalam dan berkesan. |
| Prestigious | Menjaga standar kualitas dan reputasi yang tinggi. |
| Inspire | Menjadi sumber inspirasi melalui karya yang dihasilkan. |
| Creative | Eksplorasi tanpa henti pada bentuk, branding, dan narasi ruang. |
Roni menjelaskan bahwa setiap proyek selalu diawali dengan memahami DNA klien. Hal ini bertujuan agar hasil akhir tidak hanya estetis secara visual, tetapi juga memiliki kedekatan emosional dengan target audiens.
Kolaborasi dan Proses Kreatif
Buku ini turut mendokumentasikan kolaborasi VERSHOME dengan lebih dari 100 klien lokal dan internasional sejak 2018. Beberapa nama besar yang terlibat antara lain Wardah, YouTube, Michael Kors, hingga %Arabica. Dalam acara peluncuran, Desiree Tarigan (Owner Mamitoko) turut hadir berbagi perspektif mengenai pengalamannya berkolaborasi dengan studio ini.
Creative Director Simpul Group, Fryza Pavitta Puspanegara, mengungkapkan bahwa proses penyusunan buku memakan waktu hampir dua tahun. Tantangan utamanya adalah meramu storytelling agar pengalaman VERSHOME terasa relevan bagi pembaca luas, tidak hanya bagi kalangan profesional desain.
