Samudera Indonesia Cetak Laba Bersih US$32,52 juta pada Semester I
Salah satu kapal milik PT Samudera Indonesia.(Dok.Samudera Indonesia)

 

PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) membukukan laba bersih senilai US$32,52 juta pada semester I-2026, atau tumbuh dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya senilai US$29,30 juta.

Direktur Utama SMDR Bani Maulana Mulia dalam Paparan Publik di Jakarta, Kamis (30/7), menjelaskan perseroan mencatatkan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan mencapai US$421,76 juta pada semester I-2026. Adapun, pendapatan tersebut tumbuh dibandingkan capaian senilai US$379,08 juta pada periode sama tahun sebelumnya.

Dari sisi segmen, pendapatan perseroan dikontribusikan dari jasa angkutan senilai 273,86 juta dolar AS, lalu pendapatan dari kegiatan keagenan, forwarding dan kegiatan pelabuhan berkontribusi senilai US$57,98 juta.

Kemudian, dikontribusikan dari pendapatan sewa kapal berbasis waktu senilai US$46,24, lalu dikontribusikan dari jasa penanganan peralatan peti emas kemas dan muatan senilai US$33,96 juta, serta pendapatan lain-lain senilai US$9,72 juta.

Dari sisi neraca, total aset perseroan tercatat senilai US$1,48 miliar juta pada periode sama tahun sebelumnya. Sementara itu, jumlah liabilitas perseroan tercatat senilai US$694,19 juta pada semester I-2026, sedangkan jumlah ekuitas tercatat senilai US$1,48 miliar.

Samudera Indonesia juga memutuskan untuk membagikan dividen interim senilai Rp40,94 miliar atau setara Rp2,5 per saham untuk tahun buku 2026. Jadwal pembagian dividen, di antaranya cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 7 Agustus 2026, sementara ex dividen pada 10 Agustus 2026.

Untuk pasar tunai, cum dividen berlangsung pada 11 Agustus 2026 dan ex dividen pada 12 Agustus 2026. Tanggal pencatatan pemegang saham (recording date) ditetapkan pada 11 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB, sehingga investor yang tercatat hingga waktu tersebut berhak menerima dividen.

Pembayaran dividen interim dijadwalkan pada 29 Agustus 2026. Bagi pemegang saham yang efeknya berada dalam penitipan kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), distribusi dividen akan dilakukan melalui rekening efek masing-masing.

Sementara itu, pemegang saham yang masih memegang saham dalam bentuk fisik dapat mengajukan pembayaran melalui transfer bank kepada perseroan dengan melengkapi dokumen yang dipersyaratkan. (Ant/E-2)

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *