Keajaiban Jalan Kaki 2-5 Menit untuk Penderita Diabetes
ilustrasi jalan kaki.(Magnific)

BAGI penderita diabetes sangat penting untuk menjaga kadar gula darah di dalam tubuh, tidak hanya dari pola makan saja tetapi dari aktivitas fisik seperti jalan kaki dapat membantu mengurangi kadar gula darah dalam tubuh.

Berjalan kaki membuat tubuh mengendalikan gula darah

Menurut Mayo Clinic aktivitas ringan seperti berjalan kaki selama 10 menit setelah makan malam sangat membantu mengendalikan kadar gula darah, saat tubuh bergerak, otot menggunakan glukosa sebagai sumber energi sehingga kadar gula dalam darah dapat menurun. 

Selain itu, aktivitas fisik juga membuat tubuh menjadi lebih sensitif terhadap insulin sehingga insulin dapat bekerja lebih efektif dalam mengatur kadar gula darah. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebut aktivitas fisik mampu membantu menjaga berat badan, memperbaiki tekanan darah, meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), serta menurunkan risiko penyakit jantung yang menjadi salah satu komplikasi paling sering dialami penyandang diabetes. 

Selain itu aktivitas seperti berkebun dan juga mengerjakan pekerjaan rumah dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap terkendali apabila dilakukan secara rutin. 

Bagi orang dewasa, termasuk penyandang diabetes, disarankan melakukan sedikitnya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang setiap minggu, seperti jalan cepat, bersepeda, atau berenang. 

Beraktivitas sederhana dan pola makan yang baik

Meski sudah melakukan aktivitas fisik ringan tubuh juga harus perlu mengonsumsi banyak  air atau cairan lainnya saat berolahraga, karena dehidrasi dapat mempengaruhi kadar gula darah. 

Selain itu mengkonsumsi cemilan juga diperlukan sebagai antisipasi jika kadar gula darah terlalu rendah. Camilan yang harus dikonsumsi sebelum berolahraga sebaiknya mengandung sekitar 15 hingga 30 gram karbohidrat.  Atau bisa mengonsumsi 10 hingga 20 gram produk glukosa, hal Ini dapat membantu mencegah kadar gula darah rendah. 

Konsistensi

Sebelum melakukan olahraga lebih baik tetap dibicarakan dengan profesional kesehatan tentang rencana olahraga. Secara umum, sebagian besar orang dewasa harus melakukan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik sedang per minggu. 

Itu termasuk aktivitas yang memompa jantung, seperti berjalan kaki, bersepeda, dan berenang. Usahakan untuk melakukan aktivitas aerobik sedang sekitar 30 menit sehari pada sebagian besar hari dalam seminggu. 

Sebagian besar orang dewasa juga harus melakukan latihan penguatan otot 2 hingga 3 kali seminggu.  Kemudian buat jadwal olahraga tetap melakukan konsultasi kesehatan tentang waktu terbaik dalam sehari untuk berolahraga. Dengan begitu, rutinitas olahraga dapat selaras dengan jadwal makan dan pengobatan.

Meski demikian, berjalan kaki bukanlah pengganti obat atau terapi diabetes. Aktivitas ini merupakan bagian dari pola hidup sehat yang mencakup pengaturan pola makan, kepatuhan terhadap pengobatan, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala dengan dilakukan secara konsisten. (Sumber: Mayo Clinic, Centers for Disease Control and Prevention/P-3) 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *