Ekonom Sebut BI-Rate 5,75% Cukup Berhasil Tahan Penurunan Rupiah
Ilustrasi(Dok Magnific)

EKONOM Universitas Brawijaya Noval Adib menanggapi keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia Juli 2026 untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa kenaikan terakhir BI rate menjadi 5,75% sudah cukup bekerja untuk menahan laju penurunan rupiah.

Setelah 23 hari perdagangan pasca-BI menaikkan suku bunga acuan (BI rate), kata Noval, indeks harga saham gabungan (IHSG) tampak semakin sehat.

“BI menaikkan BI-Rate terakhir pada tanggal 18 Juni 2026 sebesar 25 bps menjadi 5,75%. Saya memprediksi waktu itu bahwa untuk beberapa hari ke depan IHSG akan bergerak sideways dengan kecenderungan akan naik moderat tetapi ternyata yang terjadi adalah sideways-turun moderat. Namun secara keseluruhan tetap sideways yang menandakan IHSG memang sedang mengalami konsolidasi setelah mengalami trend bearish sejak awal tahun,” paparnya dalam keterangan yang diterima, Rabu (22/7).

Menurutnya pada awal Juli 2026 tampak tanda-tanda IHSG sudah mulai tuntas konsolidasinya dan mulai mencoba bangkit. “Dan sampai pada minggu ke 3 bulan Juli ini IHSG tampaknya sudah mulai konsisten menguat yang ditopang oleh volume perdagangan yang cukup besar,” tutup Noval.

Sementara itu, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Juli 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75% dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50%.

“Keputusan BI-Rate dan kebijakan lain dimaksud merupakan bagian terintegrasi dari bauran kebijakan Bank Indonesia yang tetap konsisten untuk semakin memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global, serta untuk mempertahankan inflasi pada tahun 2026 dan 2027 berada dalam kisaran sasaran 2,5±1% yang ditetapkan pemerintah (pro-stability),” ujar Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulan Juli 2026 secara daring, Rabu (22/7). (E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *