10 Orang Terkaya di Indonesia, Low Tuck Kwong Geser Bos Djarum
Low Tuck Kwong resmi menjadi orang terkaya di Indonesia per 17 Juli 2026.(Dok. KoinWorks)

PETA kekayaan konglomerat di Indonesia kembali mengalami pergeseran signifikan. Berdasarkan data Forbes Real-Time Billionaires per 17 Juli 2026, pendiri PT Bayan Resources Tbk, Low Tuck Kwong, resmi menduduki posisi pertama sebagai orang terkaya di Indonesia, menggeser pemilik Grup Djarum, Robert Budi Hartono.

Low Tuck Kwong tercatat memiliki kekayaan bersih mencapai US$16,2 miliar atau setara Rp262,4 triliun (asumsi kurs Rp16.200 per dolar AS). Sementara itu, Robert Budi Hartono kini menempati peringkat kedua dengan estimasi kekayaan US$15,7 miliar atau sekitar Rp254,3 triliun.

Selisih kekayaan yang tipis, yakni sekitar US$500 juta, membuat persaingan di puncak daftar ini tetap dinamis mengikuti fluktuasi harga saham perusahaan masing-masing.

Dominasi Sektor Tambang dan Perbankan

Kenaikan kekayaan Low Tuck Kwong didorong oleh performa bisnis pertambangan batu bara melalui Bayan Resources. Pada pembaruan data terbaru, nilai asetnya dilaporkan bertambah sekitar US$144,4 juta.

Di sisi lain, meski kekayaan Robert Budi Hartono juga meningkat US$530,6 juta melalui kepemilikan saham di PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan bisnis rokok, angka tersebut belum cukup untuk mempertahankan posisinya di puncak.

Melengkapi posisi tiga besar, pendiri Barito Group, Prajogo Pangestu, mengantongi kekayaan US$15,4 miliar (Rp249,5 triliun). Bisnisnya yang menggurita di sektor petrokimia, energi terbarukan, dan infrastruktur terus memperkuat posisinya di jajaran elit pengusaha nasional.

Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia (Juli 2026)

Berikut adalah daftar sepuluh besar orang terkaya di Indonesia berdasarkan data terbaru:














Peringkat Nama Kekayaan (Estimasi) Sumber Kekayaan Utama
1 Low Tuck Kwong US$16,2 Miliar Batu Bara (Bayan Resources)
2 Robert Budi Hartono US$15,7 Miliar BCA, Grup Djarum
3 Prajogo Pangestu US$15,4 Miliar Petrokimia, Energi (Barito Group)
4 Anthoni Salim US$10,3 Miliar Makanan, Ritel (Salim Group)
5 Sri Prakash Lohia US$8,5 Miliar Petrokimia (Indorama)
6 Tahir & Keluarga US$8,3 Miliar Perbankan, Kesehatan (Mayapada)
7 Otto Toto Sugiri US$7,7 Miliar Data Center (DCI Indonesia)
8 Marina Budiman US$5,5 Miliar Data Center (DCI Indonesia)
9 Lim Hariyanto Wijaya S. US$4,3 Miliar Sawit, Nikel
10 Theodore Rachmat US$4,1 Miliar Agribisnis, Tambang (Triputra)

Munculnya Kekuatan Baru di Sektor Teknologi

Meskipun sektor sumber daya alam dan perbankan masih mendominasi, kehadiran Otto Toto Sugiri dan Marina Budiman di daftar sepuluh besar menandai kebangkitan industri pusat data (data center) di Indonesia. Marina Budiman juga tercatat sebagai satu-satunya perempuan yang masuk dalam jajaran sepuluh orang terkaya di tanah air saat ini.

Peringkat dalam Forbes Real-Time Billionaires bersifat sangat dinamis. Perubahan posisi dapat terjadi sewaktu-waktu tergantung pada pergerakan harga saham di bursa, nilai tukar mata uang, serta kondisi pasar global yang memengaruhi valuasi aset para pengusaha tersebut. (Forbes/Z-10)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *