Aset Tumbuh 12,23 Persen, Asabri Perkuat Fondasi Perlindungan Peserta
ilustrasi(Antara)

PT Asabri (Persero) terus memperkuat kinerja dan tata kelola perusahaan sebagai bagian dari komitmen menghadirkan perlindungan sosial yang berkelanjutan bagi Prajurit TNI, Anggota Polri, dan ASN di lingkungan Kementerian Pertahanan. Penguatan tersebut dilakukan melalui pengelolaan investasi yang prudent, penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG), serta transformasi layanan yang berorientasi pada kebutuhan dan kepuasan peserta.

Komitmen tersebut tercermin dari kinerja Asabri sepanjang 2025. Perusahaan mencatat pertumbuhan aset, peningkatan rasio solvabilitas, penguatan tata kelola, serta tingkat kepuasan peserta yang tinggi. Berbagai capaian tersebut menjadi fondasi bagi Asabri untuk menjaga keberlanjutan perusahaan sekaligus memastikan pelayanan optimal bagi peserta. Sepanjang 2025, aset Asabri tercatat mencapai Rp55,97 triliun atau tumbuh 12,23% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut mencerminkan pengelolaan dana peserta yang dilakukan secara profesional, terukur, dan berlandaskan prinsip kehati-hatian.

Penguatan fundamental perusahaan juga terlihat dari peningkatan rasio solvabilitas. Rasio tersebut naik dari 124,48 persen pada 2024 menjadi 321,12 persen pada 2025. Peningkatan ini turut didukung pertumbuhan aset serta upaya perusahaan menjaga arus kas untuk memenuhi kewajiban kepada peserta dan mendukung keberlangsungan operasional. Kinerja keuangan Asabri juga tercermin dari kemampuan perusahaan menyalurkan manfaat dan menyelesaikan klaim peserta berdasarkan prinsip 5T, yakni Tepat Waktu, Tepat Orang, Tepat Jumlah, Tepat Alamat, dan Tertib Administrasi.

Sepanjang 2025, Program Tabungan Hari Tua (THT) telah diberikan kepada lebih dari 55 ribu penerima manfaat dengan total pembayaran mencapai lebih dari Rp1,51 triliun. Sementara itu, Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) disalurkan kepada sekitar 4.500 penerima manfaat dengan nilai lebih dari Rp99,6 miliar.

Program Jaminan Kematian (JKM) juga diberikan kepada lebih dari 8.400 ahli waris dengan total pembayaran mencapai lebih dari Rp167,8 miliar. Adapun manfaat Program Pensiun telah dibayarkan kepada lebih dari 500 ribu penerima manfaat dengan total nilai mencapai Rp20,46 triliun.

Penguatan tata kelola perusahaan turut memperoleh pengakuan melalui pemeringkatan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Untuk periode 6 Mei 2026 hingga 1 Mei 2027, PEFINDO menetapkan Stand Alone Rating (SAR) idBBB+(sa) dan Final Rating idA+/Stable.

Peringkat tersebut mencerminkan kapasitas Asabri dalam memenuhi kewajiban, didukung kinerja perusahaan yang sehat, penerapan tata kelola yang baik, serta dukungan pemegang saham dan pemerintah sebagai pemilik program.

Bagi Asabri, hasil pemeringkatan tersebut menjadi indikator bahwa proses transformasi perusahaan berjalan di jalur yang tepat. Capaian itu sekaligus memperkuat keyakinan pemangku kepentingan terhadap keberlanjutan perusahaan dalam memberikan layanan kepada peserta.

Penguatan tata kelola juga berdampak pada kualitas layanan. Melalui sistem yang lebih transparan, pengelolaan risiko yang terukur, serta proses bisnis yang semakin akuntabel, ASABRI terus meningkatkan efektivitas dan responsivitas layanan kepada peserta.

Hasil Survei Kepuasan Pelanggan 2025 menunjukkan Customer Satisfaction Index (CSI) Asabri mencapai 96,03 atau masuk kategori Sangat Memuaskan. Di sisi lain, Customer Dissatisfaction Index (CDI) turun signifikan menjadi 0,12 dari sebelumnya 3,99 pada 2024. Penurunan tingkat ketidakpuasan tersebut menunjukkan adanya perbaikan dalam sistem, proses, dan interaksi layanan perusahaan sekaligus mencerminkan meningkatnya kepercayaan peserta terhadap Asabri.

Direktur Utama Asabri, Jeffry Haryadi P. Manullang, mengatakan capaian kinerja 2025 menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat tata kelola dan menjaga keberlangsungan operasional.

“Capaian kinerja tahun 2025 menjadi motivasi bagi ASABRI untuk terus memperkuat tata kelola, menjaga keberlangsungan operasional perusahaan, serta menghadirkan layanan prima yang semakin mudah, cepat, dan berkualitas, sehingga terus berorientasi pada kesejahteraan peserta,” ujar Jeffry.

Menurutnya, hasil pemeringkatan Pefindo dan capaian Customer Satisfaction Index juga menjadi dorongan bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas tata kelola serta menghadirkan layanan yang semakin profesional, adaptif, dan terpercaya.

Ke depan, Asabri akan terus memperkuat penerapan Good Corporate Governance sebagai bagian dari transformasi perusahaan yang berkelanjutan. Melalui tata kelola yang transparan, adaptif, dan akuntabel, perusahaan berkomitmen menjaga kepercayaan pemangku kepentingan sekaligus memastikan perlindungan sosial bagi peserta tetap berjalan secara profesional dan berkelanjutan. (E-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *