GoTo Buka Suara soal Isu PHK Massal di Tokopedia
ilustrasi(Antara)

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) buka suara terkait kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) di PT Tokopedia. Dalam surat tanggapan kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 3 Juli 2026, GoTo menegaskan menghormati setiap keputusan yang diambil manajemen Tokopedia terkait rencana penyesuaian organisasi.

Klarifikasi tersebut disampaikan setelah platform komunitas teknologi Indonesia, Ecommurz, mengunggah informasi bahwa ByteDance, selaku induk TikTok, dilaporkan memangkas sekitar 90% karyawan Tokopedia. Menyusul beredarnya informasi tersebut, BEI meminta penjelasan kepada GoTo melalui surat Nomor S-07958/BEI.PP3/07-2026 tertanggal 2 Juli 2026.

Dalam tanggapannya, GoTo menjelaskan, sebagai pemegang saham sebesar 24,99% di PT Tokopedia, perseroan menghormati setiap langkah yang diambil maupun yang akan diambil oleh manajemen Tokopedia terkait rencana penyesuaian organisasi.

“Perseroan menghormati setiap langkah-langkah yang diambil atau akan diambil oleh manajemen PT Tokopedia sehubungan dengan rencana penyesuaian organisasi,” tulis GoTo.

GoTo juga menegaskan sejak kepemilikannya di Tokopedia terdilusi menjadi 24,99% pada Januari 2024, perseroan tidak lagi mengonsolidasikan laporan keuangan Tokopedia. Investasi di Tokopedia kini dicatat menggunakan metode ekuitas sesuai PSAK 228 tentang Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama.

Dengan skema tersebut, apabila terdapat dampak keuangan, pengaruhnya hanya akan terbatas pada akun bagian laba atau rugi bersih dari entitas asosiasi dan ventura bersama. Namun, berdasarkan estimasi perseroan, rencana penyesuaian organisasi di Tokopedia tidak akan memberikan dampak material terhadap bagian laba atau rugi bersih GoTo.

“Berdasarkan estimasi perseroan tidak terdapat dampak material terhadap bagian Perseroan atas laba/(rugi) bersih PT Tokopedia,” tulis GoTo.

Selain itu, GoTo memastikan kabar tersebut juga tidak akan memengaruhi pendapatan perusahaan dari layanan e-commerce yang diberikan kepada Tokopedia.

“Tidak akan ada dampak apapun terhadap biaya layanan e-commerce yang diterima perseroan dari PT Tokopedia,” terangnya.

Dari sisi nonkeuangan, GoTo juga menyatakan tidak memperkirakan adanya dampak material terhadap operasional maupun kondisi perseroan akibat pemberitaan mengenai rencana penyesuaian organisasi di Tokopedia.

“Terkait dengan aspek non-keuangan, perseroan juga tidak memperkirakan adanya dampak material sehubungan dengan berita yang beredar tersebut,” terangnya. (E-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *