
KIPER Tanjung Verde, Vozinha, boleh saja gagal mengantarkan negaranya melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Namun, penampilannya saat menghadapi Argentina justru mengukuhkan namanya sebagai salah satu sensasi terbesar turnamen.
Kepopuleran Vozinha di media sosial juga meroket. Penjaga gawang berusia 40 tahun itu tampil luar biasa meski timnya menyerah 2-3 dari juara bertahan Argentina setelah perpanjangan waktu di Stadion Hard Rock, Miami, Amerika Serikat, Sabtu (4/7) pagi WIB.
Delapan penyelamatan dicetaknya, termasuk empat kali menggagalkan peluang emas Lionel Messi. Tanpa aksi-aksi gemilang Vozinha, pertandingan kemungkinan sudah berakhir dengan kemenangan telak Argentina. Sebaliknya, berkat penampilannya, duel itu berubah menjadi salah satu laga paling dramatis sepanjang Piala Dunia 2026.
Salah satu momen terbaik hadir pada menit ke-73. Messi melepaskan tendangan bebas cerdik yang nyaris mengecoh seluruh pemain di lapangan. Namun, Vozinha membaca arah bola dengan sempurna dan menepisnya menggunakan satu tangan.
Pada masa injury time, dia kembali memenangi duel melawan kapten Argentina tersebut melalui penyelamatan krusial yang memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan. Baru pada extra time, pertahanan Tanjung Verde akhirnya runtuh. Argentina mencetak dua gol untuk mengakhiri mimpi negara kecil Afrika itu menciptakan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia.
Meski kebobolan tiga gol, penampilannya menuai pujian luas karena berkali-kali menggagalkan peluang para pemain Argentina. Popularitasnya pun melesat drastis sepanjang turnamen. Sebelum Piala Dunia dimulai, akun Instagram Vozinha hanya diikuti sekitar 50 ribu orang. Penampilannya saat menahan imbang Spanyol langsung membuat jumlah pengikutnya melonjak menjadi 8 juta.
Sehari kemudian, angkanya menembus 14 juta. Seusai duel heroik melawan Argentina, jumlah pengikutnya kembali melonjak menjadi lebih dari 20 juta. (E-4)
