
CHEF de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu, mengonfirmasi bahwa Tim Merah Putih akan berpartisipasi di 32 cabang olahraga pada ajang yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, September mendatang.
Keputusan mengenai jumlah cabang olahraga (cabor) ini merupakan hasil arahan akhir yang telah dibahas bersama berbagai pemangku kepentingan (stakeholder), termasuk para pengurus cabang olahraga terkait. Todotua menjelaskan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan untuk memastikan kesiapan atlet sebelum bertolak ke Negeri Sakura.
“Nantinya, kami juga sudah mempersiapkan beberapa rencana program yang akan dilakukan di dalam negeri untuk mempersiapkan atlet, jadi semacam program Road to Asian Games 2026,” ujar Todotua dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, Rabu (1/7).
Estimasi Kekuatan Kontingen
Berdasarkan data sementara, Indonesia berencana mengirimkan ratusan personel yang terdiri dari atlet dan ofisial. Jumlah atlet masih berpotensi mengalami penyesuaian seiring dengan perkembangan persiapan di masing-masing cabor.
| Komponen Kontingen | Jumlah/Keterangan |
|---|---|
| Cabang Olahraga (Cabor) | 32 Cabor (termasuk Panjat Tebing, Atletik, Akuatik) |
| Jumlah Atlet (Sementara) | 411 orang (Potensi bertambah hingga 450-an) |
| Jumlah Ofisial | 150 orang |
| Total Rombongan | Sekitar 600 orang |
Fokus Persiapan Dalam Negeri
Todotua, yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, menekankan bahwa program persiapan akan dimaksimalkan di dalam negeri dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia.
Tim CdM telah menggelar pertemuan awal dengan seluruh pengurus cabor untuk menyelaraskan langkah dan memantau perkembangan performa atlet secara berkala.
Pertemuan lanjutan akan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan spesifik setiap cabang olahraga agar persiapan berjalan optimal. Program “Road to Asian Games 2026” ini diharapkan tidak hanya mematangkan teknis bertanding, tetapi juga membangun mentalitas dan dukungan bagi seluruh anggota tim.
“Jadi bisa juga memberikan tambahan semangat kepada para atlet dan dukungan untuk ofisialnya sejak masa persiapan di Indonesia, keberangkatan, hingga pelaksanaan pertandingan di Aichi-Nagoya nanti,” pungkasnya. (Ant/Z-1)
